Lontara+ Dorong Kepuasan Publik, 87,5 Persen Responden Puas

Lontara
Lontara+ Dorong Kepuasan Publik, 87,5 Persen Responden Puas

Makassar, Manyala.co – Survei Parameter Publik Indonesia (PPI) menunjukkan tingkat kepuasan tinggi masyarakat terhadap program Makassar Super Apps Lontara+, dengan 87,5 persen responden menilai aplikasi efektif memfasilitasi pengaduan publik dan mempercepat akses layanan pemerintahan.

Survei melibatkan 600 responden di 15 kecamatan Makassar dengan margin of error 4,08 persen dan tingkat kepercayaan di atas 95 persen. Program prioritas Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (Mulia) ini menunjukkan penetrasi awal yang positif, meski Lontara+ masih dalam fase penguatan sosialisasi. Sebanyak 30,1 persen responden mengaku telah mengunduh dan menggunakan aplikasi.

Dari pengguna aktif, fitur pengaduan masyarakat menjadi yang paling dominan digunakan. Sekitar 77,5 persen responden membuka Lontara+ untuk melaporkan persoalan lingkungan, seperti drainase, lampu jalan, kebersihan, dan layanan publik lainnya. Ras MD, Direktur PPI, menilai aplikasi telah berfungsi sesuai tujuan utamanya sebagai kanal resmi pengaduan masyarakat. “Kecepatan respon menjadi indikator penting bahwa mekanisme kerja lintas perangkat daerah berjalan relatif efektif,” ujarnya.

Survei juga menyoroti aspek kemudahan penggunaan. Sebanyak 90 persen responden menyatakan Lontara+ mudah dioperasikan, dengan antarmuka sederhana dan alur pelaporan jelas. Ketersediaan akses digital mempermudah masyarakat menyampaikan aspirasi tanpa harus melalui jalur informal, serta meningkatkan transparansi pemerintahan. Sekitar 87,5 persen responden menyatakan keberadaan aplikasi memperkuat persepsi transparansi pemerintah Makassar.

Selain fungsi pengaduan, Lontara+ dianggap mempermudah akses layanan pemerintahan. Ras MD menyebutkan, 92,5 persen pengguna menilai aplikasi ini mempermudah interaksi warga dengan pemerintah dan mendukung prinsip pelayanan publik yang responsif dan partisipatif. Sistem digital ini juga mencatat jejak tindak lanjut aduan secara terdokumentasi, yang meningkatkan akuntabilitas.

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar, Muhammad Roem, menyebut hingga 20 Februari 2026 pukul 10.25 WITA, jumlah pengguna Lontara+ mencapai 49.775 orang. Sejak diluncurkan pada Juli 2025, total aduan tercatat sebanyak 10.983 laporan, dengan 9.164 di antaranya telah ditindaklanjuti. Lima kategori aduan terbanyak mencakup lampu jalan, drainase, pemangkasan pohon, sampah, dan jalan rusak. Kelurahan Manggala, Sudiang Raya, Batua, Bangkala, dan Berua merupakan wilayah dengan penggunaan fitur pengaduan tertinggi.

Layanan ini dikelola oleh sekitar 28 petugas admin di dua command center di Balai Kota Makassar, yang mendistribusikan laporan ke OPD terkait dengan rata-rata waktu kurang dari dua menit. Roem menekankan bahwa efektivitas terbesar tetap bergantung pada OPD yang menindaklanjuti laporan di lapangan.

Temuan PPI menunjukkan tren positif dalam pemanfaatan layanan digital pemerintah di Makassar. Lontara+ tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat, tetapi juga mendorong reformasi birokrasi melalui digitalisasi, memperkuat transparansi, dan mempercepat penanganan aduan publik secara nyata.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement