Netanyahu Sampaikan Penyesalan Atas Serangan di Gereja Katolik Gaza, Seruan Duka Menggema dari Vatikan hingga Washington

Netanyahu Sampaikan Penyesalan Atas Serangan di Gereja Katolik Gaza, Seruan Duka Menggema dari Vatikan hingga Washington - Netanyahu - Gambar 596
PM Israel Netanyahu Kepala. (dok. ABC News)

Manyala.co – Sebuah peristiwa yang jarang terjadi akhirnya terwujud dalam konflik panjang antara Israel dan Gaza: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan maaf resmi atas serangan militer yang mengenai sebuah gereja Katolik di Jalur Gaza. Insiden ini bukan hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengundang gelombang kecaman dan keprihatinan dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Vatikan dan pemerintah Amerika Serikat.

Pada Kamis, 17 Juli 2025, komunitas internasional dikejutkan oleh kabar mengenai hancurnya Gereja Keluarga Kudus satu-satunya gereja Katolik di Gaza akibat serangan yang dilakukan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Tempat suci yang berada di bawah naungan Patriarkat Latin Yerusalem ini selama dua dekade terakhir menjadi tempat perlindungan terakhir bagi minoritas Kristen di wilayah yang dilanda konflik berkepanjangan tersebut.

Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dalam serangan tersebut, termasuk Saad Issa Kostandi Salameh, Foumia Issa Latif Ayyad, dan Najwa Abu Dawood. Selain itu, Pastor Gabriel Romanelli, seorang imam Katolik asal Argentina yang telah mengabdi di Gaza selama hampir 30 tahun, juga mengalami luka dalam insiden itu. Kerusakan parah tercatat di bagian bangunan gereja, namun secara simbolik, salib di atas atapnya tetap berdiri menjadi saksi bisu tragedi yang menyayat hati ini.

Menyikapi peristiwa tersebut, Netanyahu menyampaikan permintaan maaf melalui pernyataan resmi dari kantornya, yang dikutip CNN. Ia menyatakan bahwa “Israel sangat menyesalkan jatuhnya korban jiwa tak berdosa akibat amunisi yang secara tidak sengaja menghantam Gereja Keluarga Kudus.” Netanyahu juga menekankan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki secara menyeluruh dan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk melindungi warga sipil serta situs keagamaan.

Sementara itu, tanggapan keras datang dari Vatikan. Paus Leo XIV menyatakan rasa dukanya yang mendalam dan turut berdoa bagi para korban. Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, menggambarkan insiden ini sebagai serangan militer terhadap tempat ibadah, sembari menekankan bahwa “jiwa-jiwa yang telah gugur diserahkan kepada belas kasih Allah Yang Maha Penyayang.”

Semarak Porseni HUT RI, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Kekompakan ASN hingga Peduli Kebersihan

Vatikan juga menyoroti tragedi ini sebagai pukulan lanjutan terhadap komunitas Kristen di Gaza, yang jumlahnya kini hanya tersisa sekitar 1.000 jiwa dari populasi yang sebagian besar beragama Islam. Gereja tersebut sebelumnya juga pernah menjadi sasaran. Pada Desember 2023, dua perempuan Kristen tewas akibat tembakan penembak jitu Israel ketika tengah berlindung di dalam kompleks gereja. Insiden itu sempat memicu kecaman internasional karena dianggap melanggar hukum humaniter internasional.

Di Washington, Presiden AS Donald Trump mendapatkan laporan langsung dari Netanyahu terkait kejadian ini. Menurut juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam konferensi pers hari Kamis, Trump menunjukkan ketidaksenangan atas insiden tersebut. Ia bahkan digambarkan “tidak memberikan reaksi yang positif.” Leavitt menegaskan bahwa Netanyahu telah menjelaskan bahwa serangan ke gereja itu merupakan hasil kesalahan operasional militer.

Pernyataan dari IDF sendiri mengakui bahwa proyektil militer yang mereka luncurkan mengenai bangunan gereja secara tidak sengaja. Dalam klarifikasi yang dikeluarkan pada hari yang sama, pihak militer menyebut bahwa serpihan peluru dari operasi mereka mengenai Gereja Keluarga Kudus secara tidak langsung, dan bahwa penyelidikan menyeluruh sedang dilakukan guna mengetahui penyebab pasti dari kekeliruan itu.

Kardinal Pierbattista Pizzaballa, Patriark Latin Yerusalem, mengonfirmasi bahwa serangan terjadi saat pagi hari dan melibatkan tembakan tank secara langsung ke arah gereja. Ia menyebut insiden ini sebagai pelanggaran berat terhadap perlindungan situs-situs keagamaan yang semestinya dijamin dalam aturan internasional, terutama dalam wilayah konflik.

Hubungan personal antara Gereja Keluarga Kudus dan Vatikan selama ini sangat erat. Mendiang Paus Fransiskus bahkan dikenal rutin berkomunikasi langsung dengan paroki tersebut selama masa jabatannya, terlebih saat konflik di Gaza memanas pada Oktober 2023. Gereja ini bukan sekadar simbol keagamaan, melainkan juga tempat perlindungan terakhir bagi banyak warga Kristen yang terjebak di tengah kekerasan tanpa henti.

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

Insiden tragis ini seolah memperlihatkan sisi lain dari ketegangan geopolitik yang selama ini identik dengan statistik korban dan analisis strategis. Ketika serangan mengenai tempat ibadah, yang selama ini menjadi simbol harapan dan perlindungan, maka yang terluka bukan hanya bangunan atau individu—melainkan juga nurani kemanusiaan.

Kematian tiga warga sipil di dalam gereja menjadi bukti nyata bahwa konflik yang telah berlangsung hampir dua tahun ini membawa penderitaan yang tak pandang bulu. Dan untuk pertama kalinya, di tengah derasnya kritik global, Netanyahu memilih langkah yang berbeda dari biasanya: mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Namun demikian, banyak kalangan menilai bahwa permintaan maaf tersebut belum cukup. Seruan untuk penyelidikan independen dan pertanggungjawaban nyata atas serangan ini terus bergema dari berbagai organisasi kemanusiaan dan gereja-gereja dunia.

Pertanyaannya kini: akankah tragedi di Gaza ini menjadi titik balik bagi Israel dalam memperlakukan warga sipil dan situs-situs keagamaan di wilayah konflik? Atau, seperti yang sudah sering terjadi, hanya menjadi satu bab tambahan dalam narasi panjang penderitaan dan ketidakadilan yang belum usai?

ITH Teken MoU dengan Pemkab Pinrang, Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement