Enrekang, Manyala.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang pada tahun 2025 akan merevitalisasi sebanyak 37 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Enrekang. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar berjalan lebih baik.
Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, menegaskan bahwa revitalisasi 37 sekolah tersebut merupakan kerja keras Bupati Enrekang, H.M. Yusuf Ritangnga, serta dukungan aspirasi anggota DPR RI, Ir. Haji La Tinro La Tunrung. Ia menyebut, perjuangan bersama ini berhasil mendatangkan dana pusat untuk pembangunan pendidikan di Enrekang.
“Alhamdulillah, kurang lebih Rp30 miliar telah dialokasikan untuk perbaikan 37 sekolah ini. Ini adalah hasil kerja keras Bapak Bupati Yusuf Ritangnga dan dukungan aspirasi dari anggota DPR RI Ir. Haji La Tinro La Tunrung. Dalam empat tahun ke depan, target kami adalah seluruh sekolah di Enrekang mendapatkan bantuan revitalisasi,” ungkap Andi Tenri Liwang, Selasa (9/9/2025).
Ia menambahkan, program revitalisasi sekolah ini tidak akan membebani keuangan daerah. “Mari kita doakan bersama pak Bupati Enrekang akan terus berjuang mendapatkan bantuan dari Pemerintah pusat dan tidak akan menambah beban daerah seperti utang yang akan menyusahkan di kemudian hari. Terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan yang turut berjuang mendatangkan bantuan ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Andi Tenri Liwang menuturkan bahwa revitalisasi sekolah adalah wujud nyata komitmen Pemkab Enrekang dalam meningkatkan kualitas pendidikan modern di daerah. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Perbaikan sekolah ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dengan meningkatkan kualitas dan kenyamanan fasilitas, menjamin keselamatan siswa dan staf, menyesuaikan diri dengan standar pendidikan modern dan teknologi terbaru, menunjang kegiatan belajar dan ekstrakurikuler, serta meningkatkan citra dan daya tarik sekolah bagi masyarakat,” kata Andi Tenri Liwang.
Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan hanya soal fisik bangunan, melainkan juga upaya untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan. Infrastruktur yang layak akan berdampak langsung pada semangat belajar siswa serta efektivitas proses mengajar guru di sekolah.
“Perbaikan sekolah juga bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” jelasnya.
Dengan program revitalisasi ini, Pemkab Enrekang optimistis sektor pendidikan akan semakin maju, sehingga seluruh anak di daerah ini bisa menikmati layanan pendidikan yang lebih merata, layak, dan berkualitas di masa mendatang.

































