Said Abdullah Kenang Kwik Kian Gie sebagai Sosok Ekonom Kritis dan Pejuang Idealisme

Said Abdullah Kenang Kwik Kian Gie sebagai Sosok Ekonom Kritis dan Pejuang Idealisme - Kwik - Gambar 461
Said Abdullah Kenang Kwik Kian Gie sebagai Sosok Ekonom Kritis dan Pejuang Idealisme.

Manyala.co – Kabar duka atas kepergian Kwik Kian Gie tidak hanya menyelimuti dunia ekonomi dan politik Indonesia, tetapi juga membekas di hati para tokoh yang pernah bekerja sama dengannya. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menjadi salah satu tokoh yang mengenang dengan hangat sosok mendiang.

Dalam keterangan tertulis yang dibagikan kepada media pada Selasa, 29 Juli 2025, Said menyebut Kwik sebagai figur yang tak pernah lelah memperjuangkan idealisme, baik saat berada di dalam pemerintahan maupun ketika berperan sebagai kritikus dari luar. “Beliau adalah guru bangsa yang tetap konsisten menjaga suara nuraninya, bahkan hingga akhir hayat,” ujarnya.

Said mengingat pertemuan pertamanya dengan Kwik Kian Gie pada akhir 1980-an, tepatnya tahun 1988, saat keduanya terlibat dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor DPD PDI Jawa Timur. Saat itu, Kwik hadir sebagai Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat (Balitbangpus) DPP PDI dan menjadi pembicara utama. Said, yang kala itu masih menjabat sebagai Sekretaris PDI Sumenep, menyaksikan secara langsung bagaimana Kwik menyampaikan pandangannya soal ketergantungan ekonomi Indonesia terhadap impor.

“Beliau dengan lantang mengatakan bahwa kita ini hanya bangsa perakit, bukan produsen. Pandangannya sangat tajam, dan disampaikan dengan keyakinan,” kenang Said.

Tak hanya sekali, sosok Kwik berkali-kali menunjukkan keberanian dalam bersuara, termasuk ketika Indonesia dilanda krisis moneter pada 1997-1998. Saat itu, Kwik termasuk tokoh yang bersikap keras terhadap solusi penyelesaian utang obligor yang digagas oleh International Monetary Fund (IMF) dan disetujui oleh beberapa menteri kabinet saat itu. Kwik mempertanyakan logika pengambilalihan aset oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), karena menurutnya nilai aset yang disita tidak sebanding dengan utang para obligor.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

“Meski pandangannya kalah dalam pengambilan keputusan, Pak Kwik tetap berdiri tegak. Ia tidak kompromi terhadap prinsip yang diyakininya,” tegas Said.

Konsistensi tersebut juga tampak saat Kwik dipercaya menjabat sebagai Kepala Bappenas di era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Salah satu langkah strategis yang diminta Megawati adalah pengambilalihan pengelolaan Blok Migas Cepu dari tangan Exxon Mobil (EM). Kwik bersama Pertamina menyusun skema kerja sama yang menempatkan EM sebagai mitra subordinat dari perusahaan nasional. Konsep itu dinilai memberikan nilai tambah ekonomi yang besar untuk negara, meskipun implementasinya belum tuntas saat pemerintahan Megawati berakhir.

Said juga menggarisbawahi bahwa pemikiran-pemikiran Kwik tak pernah lepas dari semangat kemandirian ekonomi seperti yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, Bung Karno dan Bung Hatta. Menurutnya, perhatian besar Kwik terhadap pengelolaan sumber daya alam adalah bukti nyata dari nasionalisme yang tak tergoyahkan.

“Bagi kami di PDI Perjuangan, beliau adalah penerus pemikiran ekonomi kerakyatan dan nasionalis. Tidak pernah sekali pun kami meragukan komitmen kebangsaannya,” ujar Said.

Dalam penutup pernyataannya, Said menyampaikan doa bagi arwah Kwik Kian Gie, seraya menyatakan bahwa bangsa ini kehilangan salah satu pemikir terbaiknya. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa menempatkan beliau di tempat yang paling mulia. Doa kami selalu menyertainya dalam keabadian,” pungkasnya.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement