Terdesak Ekonomi Hingga Curi Ayam, Pelaku Dibebaskan Kajati Sulsel

Terdesak Ekonomi Hingga Curi Ayam, Pelaku Dibebaskan Kajati Sulsel -  - Gambar 2325
Terdesak Kebutuhan Ekonomi Hingga Curi Ayam, Pelaku Dibebaskan Kajati Sulsel

Manyala.co – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Agus Salim didampingi Asisten Tindak Pidana Umum Rizal Syah Nyaman, Koordinator pada Pidana Militer, Nurul Hidayat dan Kasi Oharda, Alham melakukan ekspose Restoratif Justice (RJ) terhadap perkara dari Cabang Kejaksaan Negeri Gowa di Malino, di Kejati Sulsel, Rabu (19/3/2025) lalu.

Kegiatan ekspose ini juga diikuti Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Gowa di Malino, M Ikbal Ilyas bersama Jaksa Fasilitator Muh. Hafiluddin dan jajaran secara virtual.

Cabjari Malino mengajukan RJ atas nama tersangka Suhardi alias Ardi bin Sawala (27) yang melanggar pasal 363 Ayat (1) Ke-3 KHUP tentang kasus pencurian dengan pemberatan) terhadap AMP (72).

Adapun peristiwa pencurian yang dilakukan Suhardi terjadi pada hari Selasa tanggal 4 Februari 2025 di Dusun Pao, Desa Pao, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa. Berawal saat tersangka mengendarai sepeda motor dari arah kampung Mamampang kemudian berhenti di depan Masjid Dusun Pao tepat di samping rumah korban AMP di malam hari.

Setelah memarkir motor di depan masjid, tersangka kemudian berjalan memutari rumah korban dengan menggunakan senter handphone (HP) untuk pencahayaan. Setelah memastikan keadaan aman, tersangka lalu merusak pintu kendang ayam dan mengambil satu ekor ayam Jantan. Ayam ini dimasukkan ke dalam sebuah karung.

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Saat berjalan menuju motornya, tersangka ketahuan oleh saksi AAS, yang merupakan anak AMP. Saksi lantas memanggil ayahnya dan masyarakat sekitar. Tersangka yang diamankan warga lalu diserahkan ke pihak kepolisian.

Diketahui, tersangka Suhardi adalah seorang petani yang berumur 29 tahun yang tinggal di Desa Mamampang Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa. Tersangka memiliki istri dan merupakan tulang punggung keluarga untuk menghidupi istri dan 1 orang anaknya.

Namun karena kebutuhan ekonomi tersangka melakukan hal yang tidak diinginkan yaitu mencuri seekor ayam, akibat perbutan tersebut, tersangka melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP.

Adapun alasan pengajuan RJ tersebut diantaranya, tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana/bukan residivis; adanya perdamaian antara tersangka dan korban; kerugian korban tidak melebihi Rp.2.500.000; tersangka telah mengganti kerugian korban dan Masyarakat merespons positif terhadap proses RJ.

Kajati Sulsel, Agus Salim menyetujui permohonan RJ ini setelah mempertimbangkan syarat dan keadaan yang diatur dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 tentang Keadilan Restoratif.

Jalan Tol Sulsel Baru 25 Km, DPR Desak Percepatan Infrastruktur

“Kita sudah melihat testimoni korban, tersangka dan keluarga. Telah memenuhi ketentuan Perja 15, korban sudah memaafkan tersangka. Atas nama pimpinan, kami menyetujui permohonan RJ yang diajukan,” kata Agus Salim.

Setelah proses RJ disetujui, Kajati Sulsel meminta jajaran Kejari Luwu untuk segera menyelesaikan seluruh administrasi perkara dan membebaskan tersangka.

“Saya berharap penyelesaian perkara zero transaksional untuk menjaga kepercayaan pimpinan dan publik,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

02

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

03

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

04

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

05

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

06

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

07

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

08

Wali Kota Munafri Dukung Program Prioritas Presiden, Makassar Jadi Percontohan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement