Tragedi di Puncak Jaya: Tukang Ojek Asal Makassar Tewas Dibunuh KKB, Jasad Ditemukan di Jurang Terjal

Tragedi di Puncak Jaya: Tukang Ojek Asal Makassar Tewas Dibunuh KKB, Jasad Ditemukan di Jurang Terjal - Jaya - Gambar 712
Tragedi di Puncak Jaya: Tukang Ojek Asal Makassar Tewas Dibunuh KKB.

Manyala.co – Kekerasan di wilayah pegunungan Papua kembali menelan korban jiwa. Seorang warga sipil asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang berprofesi sebagai tukang ojek, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam jurang sedalam ratusan meter di wilayah Distrik Wanwi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Korban diketahui bernama Syafaruddin, dan diduga kuat menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dikomandoi Lekagak Telenggen.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa korban diduga dianiaya secara brutal menggunakan senjata tajam sebelum akhirnya jasadnya dibuang ke dalam jurang. Luka-luka parah ditemukan di bagian kepala dan kaki korban, yang memperkuat dugaan bahwa penganiayaan terjadi sebelum tubuh korban dijatuhkan dari ketinggian.

“Korban Syafaruddin sempat terlihat terakhir kali oleh warga pada Jumat (11 Juli 2025). Namun esok harinya, sekitar pukul 11.45 WIT, masyarakat menemukan jasad pria di dasar jurang pegunungan Distrik Wanwi dan segera melaporkan ke SPKT Polres Puncak Jaya,” terang Faizal saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (12/7/2025).

Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Puncak Jaya, dan personel TNI yang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Akses menuju tempat jatuhnya korban sangat sulit dijangkau, bahkan dikategorikan ekstrem karena jurang yang curam dan kondisi geografis yang membahayakan.

“Tim harus menempuh jalur yang sangat sulit, menuruni jurang dengan kedalaman sekitar 500 meter untuk bisa menjangkau korban. Proses evakuasi baru berhasil dilakukan sekitar pukul 14.25 WIT,” ujar Faizal.

Semarak Porseni HUT RI, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Kekompakan ASN hingga Peduli Kebersihan

Setelah berhasil diangkat dari dasar jurang, jenazah korban segera dibawa ke RSUD Mulia untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Dari hasil awal pemeriksaan, ditemukan beberapa luka tajam di tubuh korban, terutama di bagian kepala dan kaki, yang diduga kuat sebagai penyebab utama kematian. Dugaan sementara, aksi ini adalah bentuk kekerasan yang dilakukan secara sengaja dan terencana oleh kelompok separatis bersenjata yang telah berulang kali melakukan aksi brutal terhadap warga sipil maupun aparat di kawasan konflik tersebut.

“Korban adalah warga sipil yang bekerja sebagai tukang ojek, dan tidak memiliki kaitan apa pun dengan aparat keamanan atau kegiatan militer. Aksi kekerasan seperti ini tentu sangat kami sesalkan dan akan kami tindak lanjuti dengan serius,” tambah Faizal.

Setelah melalui proses visum, rencananya jenazah Syafaruddin akan dipulangkan ke kampung halamannya di Makassar. Pihak keluarga di Sulawesi Selatan juga sudah diinformasikan mengenai insiden tersebut dan tengah bersiap menerima kepulangan jenazah almarhum.

Insiden ini menambah daftar panjang korban sipil yang menjadi sasaran kekerasan bersenjata di Papua, khususnya di wilayah rawan seperti Puncak Jaya. Faizal menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan di daerah ini sangat penting, mengingat potensi ancaman dari kelompok bersenjata yang terus mengintai warga sipil dan mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Penegakan hukum terhadap pelaku akan kami lakukan secara tegas, dan kami juga akan meningkatkan patroli serta pengamanan di daerah-daerah yang berisiko tinggi,” tegasnya.

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

Sementara itu, situasi di Distrik Wanwi saat ini terpantau relatif kondusif setelah kehadiran aparat gabungan. Meski begitu, rasa waswas masih menyelimuti warga sekitar yang khawatir akan adanya aksi balasan atau teror susulan dari kelompok yang sama. Aparat terus mengimbau masyarakat untuk melaporkan hal-hal mencurigakan dan tidak melakukan aktivitas ke daerah pegunungan yang dinilai belum sepenuhnya aman.

Peristiwa memilukan ini juga menjadi pengingat keras tentang rentannya keselamatan warga sipil di wilayah konflik bersenjata. Pemerintah dan pihak keamanan diharapkan terus memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sipil dan mendorong penyelesaian menyeluruh atas konflik berkepanjangan di Papua melalui pendekatan keamanan dan sosial secara bersamaan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement