Dukung Program Presiden Prabowo, Munafri Bersama Mensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Makassar

Dukung Program Presiden Prabowo, Munafri Bersama Mensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Makassar - Munafri - Gambar 1544
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf melakukan kunjungan langsung ke sebuah lahan di kawasan Salodong, Kamis (8/5/2025).

Makassar, Manyala.co – Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, Wali Kota Makassar, bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf melakukan kunjungan langsung ke sebuah lahan di kawasan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Kamis (8/5/2025).

Lahan tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Kunjungan ini menjadi bagian dari tahap persiapan awal pemanfaatan lokasi tersebut untuk proyek pendidikan tersebut.

Rumah Nayla merupakan Program Sekolah Rakyat inisiatif baru Pemerintah untuk menjangkau anak-anak dari kelompok Masyarakat miskin ekstrem.

Program ini akan dijalankan di 53 titik awal, dan ditargetkan berkembang menjadi 200 titik tambahan.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengatakan lokasi itu bakal digunakan untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kota Makassar. Namun, masih ada beberapa titik lokasi lain.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

“Mulai beberapa titik, salah satunya nanti di Makassar untuk sekolah rakyat itu kalau Sekola ini berada di Makassar, maka yang boleh Sekolah di sini adalah warga Makassar,” jelasnya.

Proses perekrutan calon siswa untuk Sekolah Rakyat ini bakal diprioritaskan bagi warga di Kota Makassar yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Hal ini dikarenakan sekolah dengan konsep asrama atau boarding school itu bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan.

“Harapan pak Presiden nanti setiap Kabupaten kota itu minimal memiliki satu sekolah rakyat yang bisa menampung 1.000 siswa SD, SMP dan SMA. Siapa yang bisa sekolah di situ? Mereka yang berada di desil satu desil itu miskin ekstrem dan miskin,” jelasnya.

Lanjut dia, di situlah nanti dicari keluarga utamanya yang memang putus Sekolah selama ini. Kemudian ada yang tidak mampu melanjutkan karena faktor ekonomi.

Pasar Malam BTP Bikin Resah, Tokoh Pemuda Desak Kegiatan 25 September Dibatalkan

Mekanisme nanti lewat identifikasi. Bersama-sama tim pusat dan daerah. Setelah proses dilalui, nanti yang menandatangani adalah kepala daerah bersama Dinas Sosial.

Ia menjelaskan, seiring dengan hal tersebut, Satgas Sekolah Rakyat yang terdiri atas berbagai Kementerian/Lembaga akan melakukan rekrutmen kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa.

“Di dalam tim rekrutmen itu tentu ada dari Kementerian Sosial, Kementerian Sosial itu dibantu oleh pendamping, pendamping kita yang ada di sini atau sentra-sentra yang kita miliki di beberapa kota atau di beberapa wilayah,” sebutnya.

“Kemudian dibantu oleh instrumennya Bupati/Walikota lewat Dinsos. Lalu ada juga BPS ini yang memiliki data. Jadi, BPS Kabupaten kota juga ikut terlibat,” tambah dia.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan Pemerintah Kota mendukung program tersebut. Ia menuturkan bahwa hadirnya Sekolah Rakyat ada memberikan leluasa kepada semua kalangan untuk menikmati pendidikan yang setara.

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

“Kita membangun sebuah Sekolah bersama. Bagaimana melihat kondisi masyarakat dengan keadaan sosial yang beragam ini. Pemerintah bisa memberikan penghidupan yang lebih baik,” jelas Munafri.

Politisi Golkar itu, Mendampingi Menteri Sosial dalam kunjungan kerja ke kota Makassar dalam rangka pertama peninjauan lahan untuk rencana pembangunan rumah keluarga Wilayah Salodong, Kelurahan Untia.

Mantan Bos PMS itu menyebutkan, Pemerintah saat ini sangat peduli terhadap pendidikan dan kesehatan. Salah satunya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) yang diperuntukkan kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Melalui Departemen Sosial, Pemkot Makassar akan support semaksimal yang bisa kami lakukan untuk bagaimana kita bisa mengintervensi anak-anak yang kehidupannya kurang baik ini. Sehingga kita bisa memberikan kehidupan yang lebih baik,” tutur Ketua Golkar Makassar ini.

Sekolah Rakyat yang menjadi program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan menampung sekitar siswa dari keluarga tidak mampu.

Dalam memberikan dukungan, maka hari ini Pemkot Makassar menyiapkan lahan untuk membangun, rumah layak huni yang akan dibangun oleh Kemensos. Supaya menjadi wadah anak-anak tidak mampu, hidup layaknya setara sama masyarakat umumnya.

“Kita berharap apa yang menjadi penegasan Pak Mensos dan Pak Presiden RI Prabowo Subianto, ini hal yang sangat baik yang harus tersupport dan harus sampai ke semua daerah dengan baik,” jelasnya.

Dia menambahkan, proses pembangunan akan menjadi pemberdayaan sangat bermanfaat bagi semua masyarakat, sehingga Kota pemerintah akan terus memperhatikan hal-hal yang menjadi tanggungjawab Pemerintah.

“Kami berterima kasih atas atensi yang sangat baik untuk bisa bersama-sama membangun Kota Makassar khususnya dan bisa mengurangi angka kemiskinan di Kota ini,” ucap Appi

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement