Munafri Arifuddin Angkat Kearifan Lokal Makassar di World Cities Summit 2025 Vienna

Munafri Arifuddin Angkat Kearifan Lokal Makassar di World Cities Summit 2025 Vienna - World cities summit,Makassar,Kearifan lokal - Gambar 833
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menyampaikan pidato inspiratif tentang kearifan lokal sebagai fondasi inovasi dan kepemimpinan inklusif di World Cities Summit Mayors Forum 2025, Vienna, Austria.

Manyala.co — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai fondasi membangun kota inklusif dan berkelanjutan.

Hal itu, disampaikan saat menjadi narasumber di panggung internasional. Di hadapan para pemimpin kota dari berbagai belahan dunia, pada forum bergengsi World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 yang digelar di Vienna, Austria, Kamis (3/7/2025) waktu setempat.

Ia secara khusus mengangkat nilai-nilai budaya Bugis-Makassar seperti siri’ (harga diri), tabe’ (kesantunan), dan semangat kita (kebersamaan) yang menjadi ruh penggerak inovasi sosial di Makassar.

Pesan inspiratif tersebut berhasil menarik perhatian peserta forum dan memperkenalkan identitas khas Kota Makassar di panggung internasional.

“Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dalam forum bergengsi ini. Hari ini saya ingin berbagi bagaimana kami meningkatkan inovasi dan layanan publik di Kota Makassar,” ujarnya mengawali presentasi.

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

Di hadapan para pemimpin kota, pakar kebijakan publik, dan delegasi internasional, Munafri memaparkan bagaimana kearifan lokal Makassar menjadi jantung inovasi pemerintahan dan penguatan ekonomi kreatif.

Dalam paparan materi program unggulan di Kota Makassar, Munafri menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan martabat yang diwariskan leluhur sebagai pondasi membangun kota yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Munafri kemudian memperkenalkan Makassar sebagai kota terbesar di kawasan Indonesia Timur dengan posisi strategis sebagai gerbang konektivitas nasional.

“Meskipun berkembang pesat secara ekonomi, pemerintah Kota Makassar, dan masyarakat tidak melupakan nilai-nilai budaya kearifan lokal yang menjadi identitas warga kami,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota berlatar pengusaha itu, ia menggaungkan kearifan lokal sebagai landasan tata kelola pembangunan Kota

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

Munafri menyampaikan refleksi mendalam yang menyentuh perhatian para delegasi. Ia menjelaskan bahwa terobosan teknologi dan kebijakan publik di Makassar berakar dari nilai-nilai kearifan lokal yang mengatur laku hidup masyarakat.

“Izinkan saya berbagi sesuatu yang tak muncul dalam dokumen industri, tetapi justru menentukan arah pertumbuhan Makassar. Kearifan lokal kami,” kata Munafri dengan nada semangat dalam materi disajikan.

Munafri menyebut, nilai-nilai itu menjadi pegangan kepemimpinan yang memprioritaskan martabat kemanusiaan, kolaborasi, dan kekuatan informasi.

Ia kemudian memperkenalkan tiga nilai utama masyarakat Makassar: Siri – harga diri dan martabat yang menjadi standar perilaku dalam kehidupan budaya Bugis-Makassar.

“Siri bukan hanya soal melawan hukum atau peraturan. Siri berarti kami memegang standar tinggi dalam menghargai diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

Lanjut politisi Golkar itu, bahwa istilah Tabe – ungkapan sopan santun sebelum memasuki percakapan atau ruang pertemuan.

“Dengan izin Anda (permisi). Ini bukan hanya tradisi, tapi cara kami memastikan relasi sosial berjalan setara dan saling menghormati,” katanya.

Kemudian, Appi melanjutkan dengam sebutan Kita – kebersamaan dan solidaritas. Dimana menggambarkan sebutan atau ajakan santun kepada orang lain.

“Kita adalah bentuk inklusif dari kami. Dalam menghadapi tantangan, kami tidak berjalan sendiri, tapi bersama-sama,” imbuhnya.

Munafri menyebut, nilai-nilai itu menjadi pegangan kepemimpinan yang memprioritaskan martabat kemanusiaan, kolaborasi, dan kekuatan informasi.

Gambaran umum, Munafri mengajak para pemimpin dunia merenungkan tiga kata kunci kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Makassar: siri’, tabe’, dan kita.

Yang pertama, siri’ berarti martabat. Di Makassar, martabat diharapkan dari semua orang—bukan hanya pemimpin. Ketika seseorang melanggar aturan, itu bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi juga mencederai harga dirinya.

“Siri’ adalah pengingat bagi kita semua untuk selalu hidup dengan integritas, bahkan ketika tidak ada yang mengawasi,” sebutnya.

Nilai kedua, lanjut Munafri, adalah tabe’, yang bermakna sopan santun dan izin.

“Di Makassar, kami tidak memaksakan kebijakan. Kami mulai dengan tabe’. Kami bertanya. Kami mendengarkan. Kami melanjutkan dengan hormat,” tuturnya.

Sementara kata ketiga, kita, bermakna kebersamaan yang inklusif. Ini bukan sekadar kebiasaan bahasa, melainkan cerminan bahwa memimpin bukan hanya untuk rakyat, tapi bersama rakyat.

“Dalam percakapan sehari-hari, masyarakat kami sering mengganti ‘kamu’ dengan ‘kita’. Ini bukan sekadar kebiasaan bahasa, melainkan cerminan bahwa kami memimpin bukan hanya untuk rakyat, tapi bersama rakyat,” ujar Munafri.

Ia menutup pidatonya dengan refleksi mendalam, bahwa di tengah percepatan teknologi dan otomatisasi global, justru kearifan lokal yang menjadi penopang nilai-nilai kemanusiaan dalam kepemimpinan perkotaan.

“Bermartabat dengan rendah hati. Berkuasa dengan izin. Memimpin melalui kebersamaan,” pungkasnya, disambut tepuk tangan para delegasi.

Di forum ini, Munafri tak hanya membawa nama Makassar ke panggung internasional, tetapi juga menegaskan bahwa kearifan lokal memiliki tempat terhormat dalam peta inovasi global.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

02

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

03

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

04

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

05

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

06

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

07

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

08

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement