Gibran dan Effendi Sama-sama Dipecat dari PDI-P, Kini Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo

Gibran dan Effendi Sama-sama Dipecat dari PDI-P, Kini Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo - Effendi - Gambar 801
Gibran dan Effendi Sama-sama Dipecat dari PDI-P, Kini Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo.

Manyala.co – Suasana hangat dan penuh canda menyelimuti peringatan HUT ke-19 PSBI Simbolon (Persatuan Marga Batak Indonesia) yang digelar di Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara terbuka menyinggung soal pemecatan Effendi Simbolon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ia menyebut, Effendi telah menunjukkan pengorbanan besar karena harus kehilangan status keanggotaannya dari partai yang selama ini membesarkan namanya.

“Ya karena pengorbanan Pak Ketua ini sungguh besar, ya. Sampai dipecat. Mau enggak mau harus ikut mendukung program-program Presiden sekarang,” ujar Gibran dengan nada serius namun santai di hadapan para hadirin.

Gibran kemudian menyelipkan canda khasnya, mengatakan bahwa ia dan Effendi kini memiliki nasib serupa. “Kok bisa berurutan gitu ya (dipecat)?” seloroh mantan Wali Kota Solo itu yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan dari para anggota PSBI.

Gibran Ajak Simbolon Move On dan Fokus Dukung Pemerintah

Dalam sambutannya, Gibran menegaskan bahwa ia tidak menyimpan dendam atas keputusan PDI-P memecatnya. Justru, menurutnya, saat ini adalah waktu untuk move on dari peristiwa politik masa lalu, termasuk hasil Pemilu dan Pilpres 2024. Ia berharap semua pihak, termasuk keluarga besar Simbolon, bisa menghindari gesekan internal dan bersatu dalam mendukung agenda nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

“Kita sudah melewati masa-masa pemilu, pilpres, bahkan pilkada. Jadi, saatnya kita bersatu, bergandengan tangan, dan mendukung program-program dari Pak Presiden. Saya titip itu ya, Pak Ketua,” ujar Gibran, menegaskan pesannya kepada Effendi Simbolon dan seluruh masyarakat yang hadir.

Pemecatan dari PDI-P: Gibran, Jokowi, dan Effendi Simbolon Jadi Korban Sikap Tegas Partai

Diketahui, Gibran dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, sebelumnya telah dipecat oleh PDI-P lantaran dianggap menyalahgunakan kekuasaan serta merusak sistem demokrasi. Keputusan ini dituangkan dalam SK DPP PDI-P Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto pada 14 Desember 2024. Keputusan ini berkaitan dengan pencalonan Gibran dalam Pilpres 2024, yang dinilai partai telah melanggar prinsip organisasi.

Sementara itu, Effendi Simbolon lebih dulu dipecat dari PDI-P. Pemecatannya tertuang dalam surat pemberhentian resmi yang diterbitkan pada 28 November 2024 dan ditandatangani oleh pucuk pimpinan partai. Alasan pemecatan Effendi berkaitan dengan sikap politiknya yang mendukung calon gubernur dan wakil gubernur dari partai lain dalam Pilkada Jakarta 2024, padahal PDI-P telah mengusung pasangan Pramono Anung dan Rano Karno.

Dua Mantan Kader, Satu Visi: Dukung Pemerintahan Tanpa Beban Partai

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

Kini, baik Gibran maupun Effendi sama-sama berdiri di luar lingkaran PDI-P, namun mereka tetap aktif dalam panggung nasional. Gibran yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, menunjukkan sikap terbuka dan santai terhadap proses politik yang telah terjadi. Ia bahkan mengajak Effendi untuk menjalani masa depan politik dengan kepala tegak dan tanpa beban masa lalu.

“Mari kita lanjutkan kerja bersama untuk Indonesia. Sudah saatnya kita fokus pada visi, misi, dan program strategis dari Presiden Prabowo, yang saat ini menjadi prioritas pembangunan nasional,” ungkap Gibran.

Pesan Persatuan dan Harapan Politik yang Sejuk

Pernyataan Gibran dalam forum PSBI tidak hanya membawa pesan politik, namun juga menggambarkan pentingnya persatuan di tengah perbedaan pilihan politik. Ia berharap tak ada lagi perpecahan, terutama di lingkungan keluarga besar marga Simbolon, akibat dinamika Pemilu lalu.

Dengan gaya khasnya yang ringan namun penuh makna, Gibran menutup pidatonya dengan mengajak semua pihak untuk menatap masa depan dengan semangat baru. “Tidak usah lihat ke belakang. Saat ini kita sudah punya tujuan bersama: membangun negeri ini dengan kerja nyata, bukan hanya debat dan perpecahan,” tandasnya.

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Fakultas Teknik UNM Gandeng PT Indonav Teknologi Gelar Kuliah Umum, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Lewat Teknologi Pemetaan Presisi Tinggi

02

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

03

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

04

Mengintip 10 Bunker Paling Aman di Dunia, dari Swiss hingga Amerika Serikat

05

Pasar Malam BTP Bikin Resah, Tokoh Pemuda Desak Kegiatan 25 September Dibatalkan

06

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

07

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Makassar Munafri Tegaskan Nilai Kebangsaan dalam Pelayanan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement