HGN Enrekang 2025 Soroti Peran Guru dan Tradisi Pendidikan Tempo Dulu

Enrekang
Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga.

Manyala.co – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kabupaten Enrekang ditandai dengan rangkaian kegiatan budaya, upacara resmi, serta Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) yang memadati Lapangan Abubakar Lambogo Batili pada Sabtu, 29 November 2025. Ribuan guru dari 13 cabang hadir dalam agenda tahunan tersebut yang juga bertepatan dengan HUT Guru 2025 dan HUT PGRI ke-80.

Pada pawai defile PORSENIJAR, sejumlah guru tampil mengenakan kostum ala pengajar era 1970–1980-an. Mereka memakai baju safari, tas kulit hitam, kopiah, kacamata jadul, serta sepatu pantofel. Penampilan itu menarik perhatian peserta dan warga yang memenuhi area lapangan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Enrekang, Erik Kamase, yang juga Ketua PGRI kabupaten, menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas peserta. Ia beberapa kali berhenti untuk berfoto bersama barisan guru berkostum klasik tersebut. “Kostum ini bukan hanya menarik, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan profesi guru,” ujarnya dalam kesempatan itu.

Salah satu peserta, Murdiansyah, menyebut ide kostum tempo dulu digagas untuk menghadirkan nuansa nostalgia dan menegaskan nilai keteladanan guru di masa lalu. “Guru dulu sederhana, tegas, dan penuh wibawa. Nilai itu yang ingin kami hidupkan kembali,” katanya.

Acara utama berlangsung saat upacara HGN 2025 yang dipimpin Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga. Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghormatan kepada para pendidik yang disebut sebagai “perajut akhlak” dan ujung tombak pembangunan daerah. Bupati menyampaikan terima kasih atas keteguhan para guru dalam menjalankan tugas meski berbagai persoalan pendidikan masih perlu dibenahi.

Sampah Jadi Pakan, Pemkot Makassar dan Unhas Bangun Ekosistem Maggot-Ayam Alope

Ia menegaskan bahwa visi daerah “Enrekang Sejahtera untuk Semua” menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama. Pemerintah daerah, katanya, terus memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan layanan, dan pembangunan pendidikan berbasis kebutuhan masyarakat. “Guru adalah penggerak utama untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing,” ujar bupati.

Bupati Yusuf juga membuka secara resmi PORSENIJAR 2025 tingkat kabupaten. Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya ajang perlombaan, tetapi wadah silaturahmi dan penguatan solidaritas antarguru. Upacara ditutup dengan candaan ringan dari Bupati agar peserta tetap sportif. Pernyataannya disambut tawa para guru yang memenuhi lapangan.

Menurut Ketua PGRI Enrekang, Erik Kamase, sekitar 3.500 guru mengikuti kegiatan tahun ini, meningkat dibanding estimasi 3.000 peserta pada kegiatan tahun sebelumnya. Ia menilai antusiasme tersebut mencerminkan kekompakan dan komitmen para guru terhadap pengembangan kompetensi serta budaya organisasi. “Ini bukti semangat luar biasa guru-guru dari seluruh cabang,” ujarnya.

Usai upacara, pemerintah daerah dan PGRI melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekretariat PGRI Kabupaten Enrekang. Bupati menyampaikan optimisme proyek itu dapat segera terwujud melalui kolaborasi struktural dan dukungan dari organisasi profesi guru.

Hingga Sabtu sore, seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa laporan gangguan. PORSENIJAR dijadwalkan berlanjut selama beberapa hari dengan agenda olahraga, seni, dan pembelajaran bagi guru-guru dari seluruh kecamatan.

Okayama Connection Salurkan 100 Relief Bag untuk Warga Terdampak Gempa Kumamoto, Jepang

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement