GEKIRA Tegaskan Peran sebagai Wadah Politik Umat Kristiani di Partai Gerindra

GEKIRA
Ketua Umum Pimpinan Pusat GEKIRA, Nikson Silalahi, dalam Perayaan Ulang Tahun GEKIRA ke-17 di NT Tower, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2025). (Dok. Istimewa)

Manyala.co – Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) menegaskan eksistensinya sebagai organisasi sayap Partai Gerindra yang mewadahi perjuangan politik umat Kristiani dalam kerangka kebangsaan. Organisasi ini lahir dan berkembang seiring dengan berdirinya Partai Gerindra, serta menjadi bagian dari komitmen partai dalam merangkul keberagaman umat beragama. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat GEKIRA, Nikson Silalahi, dalam Perayaan Ulang Tahun GEKIRA ke-17 di NT Tower, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2025).

Dalam sambutannya, Nikson terlebih dahulu memperkenalkan GEKIRA kepada hadirin, khususnya masyarakat yang belum mengenal posisi dan peran organisasi tersebut di dalam Partai Gerindra. Ia menjelaskan bahwa kelahiran GEKIRA tidak terlepas dari fondasi ideologis Gerindra yang sejak awal memadukan nasionalisme dan nilai religius. Penjelasan tersebut disampaikan untuk memberi pemahaman bahwa GEKIRA merupakan bagian integral dari arah perjuangan politik Partai Gerindra.

“Pada waktu Gerindra didirikan pada 6 Februari 2008 oleh Bapak Prabowo Subianto dengan Pak Hashym dan beberapa pimpinan yang lain, pada saat itu mereka bersepakat bahwa Partai Gerindra harus dibangun tidak hanya dalam semangat nasionalisme, tetapi juga harus didukung kekuatan semangat religius. Itulah makanya Partai Gerindra adalah partai nasionalis religious”.

Nikson kemudian menegaskan bahwa prinsip nasionalis religius tersebut diwujudkan secara konkret melalui pembentukan organisasi sayap partai berbasis komunitas agama. Menurutnya, langkah ini menjadi pembeda Partai Gerindra dengan partai politik lainnya di Indonesia.

“Partai Gerindra memang beda dengan partai yang lain. Hanya di Partai kami, di Partai Gerindra, yang berdiri organisasi sayap partai berdasarkan komunitas agama. Ada namanya GEMIRA, Gerakan Muslim Indonesia Raya, komunitas dari umat muslim. Yang kedua, ada namanya GEMASADHANA, Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara, ini terdiri dari komunitas agama Hindu, Buddha, Konghucu, dan aliran kepercayaan. Dan terakhir adalah GEKIRA, Gerakan Kristiani Indonesia Raya, yang hari ini kita peringati ulang tahunnya 17 tahun”.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Terkait peran GEKIRA, Nikson menjelaskan bahwa organisasi ini menjadi wadah perjuangan politik umat Kristiani di dalam Partai Gerindra. GEKIRA berfungsi sebagai sarana konsolidasi kader untuk memastikan aspirasi umat Kristiani tersalurkan secara setara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“GEKIRA adalah wadah pejuang-pejuang politik kristiani yang berada di partai Gerindra. Mereka berjuang untuk memastikan, bersama partai Gerindra, bersama Pak Prabowo Subianto, umat kristiani Indonesia Raya, protestan, katolik, dan lain-lain, sama, setara dengan umat lain di Indonesia, untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan kita”.

Perayaan HUT GEKIRA ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Dewan Pembina GEKIRA Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Pertimbangan Fary Djemi Francis, Ketua Dewan Pakar Letjen TNI (Pur) Gleni Kairupan, Ketua Umum PP GEKIRA Nikson Silalahi, Sekjen Yeremias Ndoen, Bendahara Umum sekaligus Ketua Panitia HUT ke-17 GEKIRA Dimpos Tampubolon serta tamu kehormatan Menteri Agama Prof. KH. Nazaruddin Umar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang hadir usai melakukan kunjungan kerja darurat di wilayah terdampak bencana Sumatera serta Nurdin Tampubolon Presiden Komisaris NT Corp yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat GEKIRA.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement