Kanwil Kemenkum Jabar Inventarisasi Potensi Indikasi Geografis Akar Wangi

Kemenkum
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kadivyankum Kanwil Kemenkum Jabar) Hemawati BR Pandia beserta jajaran Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI) melaksanakan kegiatan Inventarisasi dan Pendampingan Potensi Indikasi Geografis Akar Wangi Kabupaten Garut (Kamis, 19/02/2026).

Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jawa Barat melakukan inventarisasi dan pendampingan potensi Indikasi Geografis (IG) komoditas Akar Wangi di Kabupaten Garut, Kamis (19/2/2026), untuk mendorong perlindungan hukum produk unggulan daerah.

Kegiatan dipimpin Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jabar, Hemawati BR Pandia, bersama jajaran Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual. Pertemuan diterima Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Akar Wangi, Edde Kadarusman, dan difokuskan pada inventarisasi lapangan serta percepatan pendaftaran IG.

Berdasarkan temuan lapangan, komoditas Akar Wangi Garut dikelola oleh sekitar ±2.000 petani yang tergabung dalam 10 kelompok tani, dengan luas lahan mencapai 200 hektare. Sentra produksi utama berada di Kecamatan Samarang, Pasirwangi, Cilawu, dan Bayongbong. Produksi ini juga menyerap tenaga kerja sekitar ±10.000 orang mulai dari budidaya hingga distribusi. Harga minyak akar wangi di tingkat petani tercatat sekitar Rp 2.000.000 per kilogram, sedangkan harga eksportir mencapai Rp 3.000.000 per kilogram.

Produk ini terutama digunakan sebagai bahan baku industri parfum karena aroma khas dan daya ikatnya yang kuat. Selain itu, minyak akar wangi dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional dan bidang kesehatan. Meskipun memiliki nilai ekonomi tinggi, hingga saat ini Akar Wangi Garut belum terdaftar sebagai Indikasi Geografis.

MPIG Akar Wangi Garut menyebut kendala utama pendaftaran IG adalah keterbatasan anggaran, karena dinas terkait sebelumnya tidak mengalokasikan dana untuk penyusunan dokumen deskripsi dan pembentukan MPIG. Kurangnya komunikasi antar instansi juga menjadi faktor penghambat.

Kanwil Kemenkum Bali Sosialisasikan Bantuan Hukum bagi Tahanan

Dalam kesempatan tersebut, Hemawati menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Jabar akan mengawal proses pendaftaran hingga Akar Wangi Garut resmi mendapatkan status Indikasi Geografis. “Dengan perlindungan hukum, petani dapat memperoleh nilai tambah produk, memperkuat daya saing, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar sentra produksi,” ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat perlindungan Kekayaan Intelektual daerah dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. Pendaftaran IG diharapkan mendorong pemanfaatan komoditas unggulan secara optimal dan membuka peluang ekspor, sekaligus melindungi reputasi produk di pasar global.

Pendampingan yang dilakukan Kanwil Jabar juga mencakup advokasi, penyusunan dokumen, dan koordinasi antar pihak terkait, sehingga proses pendaftaran IG dapat berlangsung efektif dan berkelanjutan. Dengan strategi ini, Garut diharapkan mampu memperkuat posisi Akar Wangi sebagai produk unggulan nasional dan internasional.

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Kolom