Tren Viral “New Year, New Mental Issues”, Kenapa Tahun Baru Picu Stres?

Tren Viral “New Year, New Mental Issues”, Kenapa Tahun Baru Picu Stres? -  - Gambar 3164

Media sosial kembali diramaikan dengan tren unik yang menarik perhatian banyak orang, yaitu “New Year, New Mental Issues.” Tren ini muncul sebagai respons yang cukup ironis terhadap perayaan tahun baru, menggantikan slogan populer sebelumnya, “New Year, New Me.” Fenomena ini berawal dari sebuah unggahan di TikTok oleh pengguna bernama Azy. Dalam video tersebut, ia membagikan tangkapan layar percakapan dengan kalimat mencolok: “New Year, New Mental Issues”. Unggahan ini langsung viral, disukai oleh lebih dari 50.000 pengguna dan dibagikan lebih dari 2.800 kali. Banyak yang merasa kalimat tersebut relatable dan mencerminkan suasana hati mereka menjelang pergantian tahun.

Berbeda dengan semangat optimisme yang biasa menyertai awal tahun, tren ini justru menunjukkan sisi lain dari ekspektasi tahun baru.

Para netizen berspekulasi bahwa 2025, seperti tahun-tahun sebelumnya, kemungkinan membawa tekanan kesuksesan baru yang bisa berdampak pada kesehatan mental. Mengapa tekanan sukses di tahun baru bisa memicu stres? Berikut adalah penjelasannya sebagaimana dilansir dari Bridger Peaks Counseling. Awal tahun baru sering kali terasa seperti sebuah buku kosong dengan 365 halaman yang menunggu untuk diisi. Ini adalah momen penuh harapan dan pembaruan, yang menginspirasi banyak orang untuk menetapkan resolusi Tahun Baru yang ambisius. Meskipun bisa memotivasi, tradisi ini juga membawa tantangan. Bagi banyak orang, tekanan untuk mencapai tujuan besar dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan keraguan diri, sehingga tahun baru terasa lebih seperti beban daripada awal yang segar.

Faktor psikologis di balik stres tahun baru

  1. Perfeksionisme dan tujuan yang tadak realistis Meskipun mengejar kesempurnaan bisa menjadi sifat yang positif, perfeksionisme sering kali membuat kita menetapkan tujuan yang sulit dicapai. Ketika kita tidak berhasil mencapainya, kita mungkin merasa gagal, meskipun sebenarnya telah membuat kemajuan yang berarti. Hal ini akhirnya akan mengundang stres. Alih-alih berfokus pada kesempurnaan, mengubah sudut pandang untuk merayakan kemenangan kecil dapat membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan dan tidak terlalu membebani.
  2. Takut gagal dan kritik diri Ketakutan akan kegagalan bisa menghentikan kita untuk mengambil risiko atau mengejar impian, yang pada akhirnya memicu siklus keraguan diri dan kecemasan.

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement