Harga Emas Antam Terus Merosot: Terendah dalam Lebih dari Dua Pekan, Nyaris Tembus Rp1,8 Juta per Gram

Update Harga Emas Antam 31 Mei 2025: Turun Rp12.000, Buyback Juga Melemah - Emas
Ilustrasi emas (Antara).

Manyala.co – Pasar logam mulia domestik kembali mengalami tekanan. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) atau yang lebih dikenal sebagai emas Antam Logam Mulia mencatat penurunan lanjutan pada perdagangan hari Selasa, 29 Juli 2025. Penurunan ini memperpanjang tren negatif yang telah berlangsung selama lima hari berturut-turut.

Berdasarkan informasi resmi dari situs logammulia.com, harga emas Antam untuk satu gram di butik LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, dipatok sebesar Rp1.906.000. Angka tersebut turun sebesar Rp8.000 dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya. Jika dilihat secara kumulatif, harga logam mulia tersebut telah tergerus Rp64.000 hanya dalam kurun waktu lima hari terakhir.

Tren penurunan ini membuat harga emas Antam nyaris menyentuh ambang Rp1,8 juta per gram, atau lebih tepatnya berada pada level terendah sejak 10 Juli 2025. Ini berarti dalam lebih dari dua pekan terakhir, belum pernah harga emas menyentuh titik serendah ini.

Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali oleh pihak Antam juga ikut terkoreksi. Pagi ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp1.752.000 per gram, turun Rp8.000 dibandingkan harga sebelumnya. Artinya, konsumen yang hendak menjual kembali emas batangan mereka ke Antam juga akan merasakan dampak dari pelemahan harga ini.

Sejalan dengan tren pelemahan di pasar domestik, pasar global pun menunjukkan gejala yang sama. Pada perdagangan internasional hari Senin, 28 Juli 2025, harga emas dunia tercatat turun sebesar 0,66% menjadi US$3.314,04 per troy ons. Ini merupakan penurunan keempat secara berturut-turut di pasar global, dan membawa harga emas dunia ke titik terendahnya dalam kurun waktu hampir tiga minggu. Selama empat hari perdagangan terakhir, harga emas dunia diketahui telah anjlok sekitar 3,4%.

Menkeu Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun

Pada perdagangan hari ini, Selasa (29/7/2025), hingga pukul 06.53 WIB, harga emas dunia di pasar spot kembali mengalami pelemahan tipis sebesar 0,04% ke posisi US$3.312,49 per troy ons. Meski tidak terlalu signifikan, penurunan ini menunjukkan bahwa tekanan pada logam mulia masih berlanjut di pasar internasional.

Faktor yang mempengaruhi melemahnya harga emas secara global maupun domestik diduga berasal dari sejumlah isu makroekonomi, termasuk penguatan nilai tukar dolar AS serta sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga oleh bank sentral utama dunia. Di sisi lain, permintaan fisik yang cenderung stagnan di tengah lesunya sentimen pasar juga turut memberi tekanan tambahan terhadap harga logam mulia.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian para investor maupun kolektor emas. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi tajam di pasar komoditas, harga emas yang biasanya dianggap sebagai aset lindung nilai kini justru menunjukkan volatilitas yang tinggi. Pelaku pasar pun diharapkan tetap waspada dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum melakukan transaksi jual beli emas, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

02

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

03

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

04

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

05

Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement