Makassar Masuki Musim Hujan, BMKG Imbau Warga Waspadai Risiko Banjir

Makassar
Makassar Masuki Musim Hujan, BMKG Imbau Warga Waspadai Risiko Banjir. (Dok. Tribun-timur.com)

Makassar, Manyala.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa Kota Makassar, Sulawesi Selatan, resmi memasuki musim hujan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan banjir dan tanah longsor.

Staf Prakirawan BMKG Sulsel, Farid, mengatakan kondisi atmosfer di wilayah Makassar menunjukkan peningkatan frekuensi hujan yang menandai peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

“Berdasarkan prakiraannya, Kota Makassar sudah masuk musim penghujan,” ujar Farid dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).

Menurut BMKG, masyarakat diminta tetap memantau informasi cuaca harian yang dikeluarkan secara resmi. “Kami mengimbau warga yang bermukim atau beraktivitas di daerah rawan banjir dan longsor agar meningkatkan kewaspadaan serta rutin memperbarui informasi cuaca dari BMKG,” kata Farid.

Sebelumnya, BMKG memperkirakan suhu udara panas yang melanda wilayah Sulawesi Selatan sejak September akan bertahan hingga awal November 2025. Ketua Tim Bidang Meteorologi Balai BMKG Wilayah IV, Rizky Yudha Pahlawan, menjelaskan bahwa penurunan suhu udara akan terjadi secara bertahap seiring meningkatnya curah hujan.

Setahun Menjabat, Wali Kota Makassar Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

“Diperkirakan kondisi panas ini berlangsung hingga awal November. Setelah curah hujan relatif lebih banyak, suhu aktual maupun real feel akan menurun,” ujar Rizky kepada detikSulsel, Jumat (17/10/2025).

Rizky menambahkan bahwa sebagian besar wilayah Sulsel telah menunjukkan tanda-tanda awal musim hujan sejak awal Oktober. Namun, BMKG baru dapat memastikan wilayah yang sepenuhnya masuk musim penghujan setelah pengamatan intensif selama tiga dasarian (sekitar 30 hari).

“Jika dalam tiga dasarian curah hujan melebihi 50 milimeter dan terjadi secara berurutan, wilayah tersebut secara ilmiah dikategorikan telah memasuki musim hujan,” jelasnya.

Perubahan cuaca juga tercermin dari pola harian yang kini mulai bergeser. Rizky menyebut, tanda-tanda peralihan musim terlihat jelas di Makassar dan sekitarnya. “Biasanya hujan turun pada siang hingga sore hari, sementara pagi hari terasa panas terik,” katanya.

BMKG menilai fenomena ini sebagai bagian dari transisi iklim tahunan yang wajar, namun tetap berpotensi menimbulkan dampak di daerah padat penduduk dan kawasan pesisir. Sejumlah titik rawan genangan seperti Kecamatan Panakkukang, Manggala, dan Tamalanrea diperkirakan mengalami peningkatan curah hujan signifikan dalam dua pekan ke depan.

Resmi Pimpin HKTI Enrekang, Yusuf Ritangnga Dorong Kemajuan Sektor Pertanian

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan saluran air berfungsi optimal serta memperhatikan potensi cuaca ekstrem. Pihak BMKG juga mengingatkan bahwa intensitas hujan berpotensi meningkat secara tidak merata hingga awal November sebelum mencapai puncaknya pada Desember 2025.

BMKG berencana terus memperbarui data prakiraan cuaca harian melalui situs resmi dan aplikasi Info BMKG. Hingga Selasa malam, belum ada laporan signifikan terkait banjir besar di wilayah Makassar, namun lembaga tersebut tetap menegaskan perlunya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim penghujan tahun ini.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

02

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

03

Setahun Menjabat, Wali Kota Makassar Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

04

Resmi Pimpin HKTI Enrekang, Yusuf Ritangnga Dorong Kemajuan Sektor Pertanian

05

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

06

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

07

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement