Ojol Lakukan Aksi Off-Bid 24 jam, Puluhan Ribu Pengemudi Turun ke Jalan

Ojol Lakukan Aksi Off-Bid 24 jam, Puluhan Ribu Pengemudi Turun ke Jalan - Ojol - Gambar 1368
Ilustrasi demo ojol. Ribuan driver ojek online (ojol) se-Jabodetabek bakal mogok operasi pada Kamis (29/8/2024).

Manyala.co – Hari ini, Selasa 20 Mei 2025, ribuan pengemudi ojek online (ojol), taksi daring, dan kurir di seluruh Indonesia menggelar aksi mogok massal dengan mematikan aplikasi (off-bid) selama 24 jam penuh. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan aplikator yang dianggap merugikan pengemudi.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyebutkan bahwa unjuk rasa ini diikuti oleh lebih dari 25 ribu mitra ojol dari berbagai wilayah di Pulau Jawa, sebagian Sumatera, dan kawasan Jabodetabek. Massa aksi secara bertahap sudah mulai memasuki Jakarta dan berkumpul di sejumlah titik komunitas pengemudi di lima wilayah ibu kota.

Igun menjelaskan bahwa selama aksi berlangsung, para pengemudi tidak akan menerima order apa pun. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pemesanan layanan transportasi, makanan, maupun pengiriman barang melalui aplikasi sepanjang hari ini.

“Gerakan ini akan berlangsung mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, sebagai bentuk penghentian aktivitas secara total terhadap layanan ojek online,” ujar Igun dalam pernyataan resminya, Senin (19/5/2025).

Isi Tuntutan Massa Ojol

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Dalam aksinya, para pengemudi membawa sejumlah tuntutan utama yang ditujukan kepada pemerintah dan penyedia aplikasi, yaitu:

  • Mendesak Presiden RI dan Menteri Perhubungan memberikan sanksi kepada perusahaan aplikasi yang melanggar regulasi, termasuk Permenhub No.12 Tahun 2019 dan Kepmenhub KP No.1001 Tahun 2022;
  • Meminta Komisi V DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kemenhub, asosiasi pengemudi, dan aplikator;
  • Menuntut potongan aplikasi maksimal 10 persen;
  • Menolak skema tarif seperti GrabBike Hemat, slot, prioritas, dan sistem serupa;
  • Meminta penetapan tarif layanan antar makanan dan barang secara adil, dengan melibatkan asosiasi, regulator, aplikator, dan YLKI.

Sebagian Komunitas Ojol Memilih Tidak Ikut Aksi

Meski aksi ini berskala besar, tidak semua pengemudi ikut serta. Beberapa komunitas menyatakan memilih tetap beroperasi seperti biasa karena mempertimbangkan kebutuhan ekonomi.

Salah satunya adalah Keluarga Besar Driver Jabodetabek (KBDJ). Ketua KBDJ, Freddy Santoso Suherli, mengungkapkan bahwa mereka mendukung aksi ini secara moral, tetapi tidak terlibat langsung. “Kami tetap narik seperti biasa, karena penghasilan harian sangat dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” jelasnya.

Freddy menilai masih ada cara yang lebih efektif dalam menyampaikan aspirasi, seperti berdialog langsung dengan pihak aplikator dan pemerintah. Aksi demonstrasi dianggapnya bisa menimbulkan kerugian bagi pengemudi yang bergantung pada pendapatan harian.

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

Hal serupa diungkapkan oleh Keluarga Gojek Merah Putih (KGMP). Koordinator Wilayah Barat KGMP, Sunaryanti, menyatakan pihaknya enggan ikut turun ke jalan. “Kami lebih memilih jalan musyawarah. Aspirasi bisa disampaikan dengan komunikasi langsung, bukan dengan aksi turun ke jalan,” ungkapnya.

Menurutnya, memilih untuk tetap menarik penumpang adalah keputusan yang lebih rasional, terutama karena pendapatan dari mengemudi digunakan untuk kebutuhan keluarga. “Saya pribadi tetap narik, karena saya punya anak yang harus saya nafkahi,” ucapnya.

Aksi Terpusat di Tiga Titik Jakarta

Aksi hari ini dipusatkan di tiga lokasi strategis: Istana Negara, Kantor Kementerian Perhubungan, dan Gedung DPR RI. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, aparat kepolisian telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas di sekitar area demonstrasi.

Aksi ini menjadi salah satu bentuk perlawanan terbesar dari pengemudi ojol terhadap kebijakan platform digital yang dinilai belum berpihak pada kesejahteraan mitranya. Ke depan, mereka berharap adanya regulasi yang lebih jelas dan adil dari pemerintah.

500 RTLH di Enrekang Dapat Bantuan Bedah Rumah, Wabup: Negara Hadir untuk Rakyat

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement