Pemkot Makassar dan Kemensos Canangkan Kampung Siaga Bencana

Kampung
Pencanangan sekaligus simulasi Kampung Siaga Bencana (KSB) yang digelar Dinas Sosial Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Minggu (21/9/2025).

Makassar, Manyala.co – Kesiap siagaan dan langkah antisipatif dinilai sebagai faktor penting dalam menekan potensi risiko bencana. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersama Kementerian Sosial RI meresmikan pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB) sebagai bentuk upaya nyata menghadapi tantangan tersebut.

Dua wilayah yang dianggap paling rentan, Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala. Kedua kecamatan tersebut menjadi fokus simulasi kesiapsiagaan, mulai dari deteksi dini, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Pencanangan sekaligus simulasi KSB yang digelar Dinas Sosial Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Minggu (21/9/2025).

Sebuah program yang menitikberatkan pada pengurangan risiko bencana melalui penguatan fisik lingkungan sekaligus pembentukan kesadaran dan keterampilan warga.

Sehingga deteksi Dini, menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi gerakan kolektif.

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

Hadir Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, jajaran SKPD Kota Makassar, dan para relawan siaga bencana, yang bersama-sama menunjukkan komitmen membangun masyarakat tangguh.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Robben Rico, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar atas dukungan penuh terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari Kampung Siaga Bencana (KSB) hingga Sekolah Rakyat.

Robben menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting menghadapi potensi bencana, khususnya banjir yang kerap melanda kota besar.

“Sejak dipimpin pak Wali (Munafri), Makassar ini kota yang terus berbenah. Dalam beberapa bulan terakhir saya sudah empat kali ke sini dan bisa melihat banyak perubahan positif, termasuk kebersihannya,” ujarnya.

“Namun, kita tetap harus waspada terhadap ancaman bencana, terutama banjir. Oleh karena itu, antisipasi harus kita siagakan,” tambah Robben.

GSI Makassar 2026 Cetak Prestasi Gemilang, Tim Putra-Putri Sabet Juara Sulsel dan Melaju ke Nasional

Robben juga menekankan pentingnya kehadiran Kampung Siaga Bencana, yang di Makassar melibatkan 60 relawan terlatih.

Mereka dibekali keterampilan penanganan kebencanaan dan pertolongan pertama sehingga siap digerakkan kapan saja.

Konsep KSB adalah memberdayakan masyarakat agar menjadi garda terdepan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pasukan khusus lembaga terkait, maka dengan keterlibatan warga, penanganan bencana akan jauh lebih cepat dan efektif,” tegasnya.

Selain itu, dia mengapresiasi langkah Pemkot Makassar yang menyediakan lahan untuk berbagai program sosial, termasuk perumahan contoh dan Sekolah Rakyat.

Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional

Menurutnya, dukungan itu sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat respons positif.

“Bapak Presiden tahu, dan sudah kami laporkan dan menyampaikan terima kasih kepada Pak Wali Kota atas dukungan yang luar biasa,” katanya.

Selain itu, Sulawesi Selatan menjadi salah satu provinsi di luar Jawa dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak yang disetujui pembangunannya tahun ini termasuk di Kota Makassar.

“Insya Allah, awal Oktober nanti Presiden dijadwalkan meresmikan Sekolah Rakyat di Bekasi, sekaligus meninjau program perumahan contoh yang lahannya disiapkan oleh Pemkot Makassar,” jelasnya.

Sedangkan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menanggulangi bencana.

Ia menyambut baik pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB), sebagai langkah membangun ketangguhan warga menghadapi berbagai ancaman alam dan sosial.

“Kampung Siaga Bencana bukan sekadar program, melainkan gerakan gotong royong dan solidaritas sosial,” ujarnya.

“Saya berharap masyarakat tidak hanya menjadi korban pasif, tetapi menjadi subjek aktif dalam penanggulangan bencana dari tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,” tambah Munafri.

Ia menyebutkan potensi bencana yang kerap mengancam Kota Makassar, mulai dari banjir, angin puting beliung, kebakaran, hingga bencana sosial lainnya, khususnya di Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala yang ditetapkan sebagai lokasi fokus simulasi KSB.

“Kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana,” tegasnya.

Munafri mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk relawan dan pilar sosial, untuk terus terlibat aktif dalam pelatihan KSB. Ia menilai program ini dapat menjadi wadah pembelajaran, kerja sama, dan saling tolong-menolong demi keselamatan bersama.

Tak lupa, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Semoga Kampung Siaga Bencana di Makassar menjadi contoh nyata penanggulangan bencana berbasis masyarakat dan menjadi inspirasi agar terus siap siaga kapan saja,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

02

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

03

Setahun Menjabat, Wali Kota Makassar Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

04

Resmi Pimpin HKTI Enrekang, Yusuf Ritangnga Dorong Kemajuan Sektor Pertanian

05

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

06

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

07

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement