Pria Ditemukan Tewas Setelah Lompat ke Laut di Pelabuhan Makassar

Pelabuhan
Proses evakuasi pria yang lompat ke laut Makassar. (dok. detik.com)

Makassar, Manyala.co – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas setelah melompat ke laut di kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (19/10) pagi. Polisi kini tengah menyelidiki penyebab kematian dan identitas korban.

Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggunakan sistem identifikasi biometrik untuk mengenali korban. Namun hingga Senin (20/10), hasil pencocokan sidik jari dan wajah belum menunjukkan identitas yang cocok.

“Telah dilakukan olah TKP serta pencocokan identitas menggunakan sistem Mambis (face searching dan sidik jari), namun hasilnya belum teridentifikasi,” ujar Adil dalam keterangan resminya.

Kepolisian menerima laporan dari petugas keamanan pelabuhan sekitar pukul 10.55 Wita, yang melihat sesosok mayat mengapung di laut dekat Dermaga 105, tepat di belakang kantor lama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Tim gabungan segera dikerahkan untuk mengevakuasi korban ke daratan.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) kapal KT Jaya Negara 201 memperlihatkan korban sempat duduk di pinggir dermaga pada pukul 10.21 Wita. Sekitar sembilan menit kemudian, korban terlihat melompat ke laut tanpa ada tanda-tanda perlawanan atau paksaan dari pihak lain.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

“Beberapa orang di sekitar lokasi sempat mencoba menolong dengan bambu dan alat pelampung, namun korban tidak merespons,” kata Adil.

Salah satu saksi, Firman Arisandi, yang saat itu keluar dari kapal pandu yang sedang diperbaiki, melihat tubuh korban mengapung tak jauh dari dermaga. Firman kemudian meminta bantuan warga untuk mengevakuasi korban. Setelah berhasil diangkat, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Polisi memperkirakan korban berusia antara 50 hingga 60 tahun, berpostur sekitar 160 sentimeter, berambut pendek, serta memiliki kumis dan janggut beruban. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek hitam tanpa identitas pribadi di tubuhnya.

Hingga berita ini ditulis, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan motif dan penyebab kematian. Polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal karena tenggelam atau faktor lain, sambil menunggu hasil pemeriksaan forensik.

Adil menambahkan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga di sekitar kawasan pelabuhan agar segera melapor ke Polres Pelabuhan Makassar.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat di sekitar area pelabuhan, kami imbau segera melapor agar proses identifikasi bisa dipercepat,” ujarnya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus orang tidak dikenal yang ditemukan meninggal di wilayah perairan Makassar. Dalam enam bulan terakhir, sedikitnya tiga kasus serupa dilaporkan di sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir Losari. Kepolisian menyebut peningkatan aktivitas di area pelabuhan membuat patroli laut akan ditingkatkan, terutama di jalur kapal barang dan dermaga penumpang.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak KSOP atau otoritas pelabuhan terkait langkah pengamanan tambahan pasca-insiden tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement