Siapa Pengganti Paus Fransiskus? Inilah Sederet Kandidat Kuat Paus Baru 2025

Siapa Pengganti Paus Fransiskus? Inilah Sederet Kandidat Kuat Paus Baru 2025 - Paus Fransiskus - Gambar 1915
Lima Kandidat kuat pengganti Paus Fransiskus, dari kiri ke kanan: Luis Antonio Tagle, Pietro Parolin, Peter Turkson, Peter Erdő, dan Angelo Scola (dok. istimewa)

Makassar, Manyala.co – Meninggalnya Paus Fransiskus pada Senin, 21 April 2025, menjadi titik awal dari sebuah transisi penting bagi Gereja Katolik. Dengan lebih dari 1,3 miliar umat di seluruh dunia, perhatian kini tertuju pada arah baru yang akan diambil institusi keagamaan ini.

Sebagai Paus pertama yang berasal dari Amerika Latin, Fransiskus dikenal membawa perubahan besar selama masa kepemimpinannya sebagai Uskup Roma. Ia menonjolkan keadilan sosial, perlindungan lingkungan, serta keterbukaan terhadap kelompok-kelompok yang selama ini terpinggirkan sebagai prioritas pelayanannya. Kini, setelah kepergiannya, dunia menunggu: siapakah yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Gereja, dan akankah arah progresifnya dipertahankan atau justru kembali ke akar konservatif?

Dalam waktu dekat, Vatikan akan menjadi tuan rumah konklaf—proses pemilihan paus yang sangat sakral. Para Kardinal berusia di bawah 80 tahun akan berkumpul di Kapel Sistina untuk memberikan suara secara rahasia. Seseorang akan terpilih sebagai Paus baru jika berhasil memperoleh dukungan dua pertiga dari suara yang sah. Jika tidak tercapai, pemungutan suara akan terus berlanjut hingga tercapai konsensus. Tanda resmi bahwa seorang paus telah dipilih adalah munculnya asap putih dari cerobong Kapel Sistina.

“Pemilihan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemimpin berikutnya, tapi juga arah masa depan Gereja itu sendiri,” ujar Michelle Dillon, dekan College of Liberal Arts di University of New Hampshire, dikutip dari Newsweek. Ia menambahkan bahwa masa menjelang konklaf merupakan waktu penting bagi para uskup dan kardinal untuk berdiskusi secara informal mengenai arah Gereja ke depan.

Siapa Saja Kandidat Kuat Pengganti Paus Fransiskus?

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

Sejumlah nama telah mencuat sebagai kandidat potensial yang dinilai layak menduduki posisi tertinggi dalam hierarki Gereja Katolik. Berikut beberapa sosok yang mendapat perhatian publik dan kalangan internal gereja:

  • Luis Antonio Tagle (Filipina)
    Kardinal Tagle, 67 tahun, menjadi salah satu favorit utama. Ia dikenal progresif dan dekat dengan Paus Fransiskus. Mantan pemimpin Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa ini juga dikenal karena pendekatannya yang inklusif. Ditambah lagi, Asia merupakan wilayah dengan pertumbuhan umat Katolik tercepat, menjadikannya kandidat yang sangat relevan saat ini.
    “Lebih dari 100 Kardinal pemilih adalah penunjukan Paus Fransiskus, yang akan berpengaruh besar dalam hasil pemilihan,” ujar Cristina Traina, profesor dari Northwestern University.
  • Pietro Parolin (Italia)
    Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Parolin, 70 tahun, dikenal sebagai tokoh sentral dalam urusan diplomasi Vatikan, termasuk dalam hubungan strategis dengan China dan Timur Tengah. Gaya kepemimpinannya yang moderat dianggap mampu menjembatani perubahan dan stabilitas.
  • Peter Turkson (Ghana)
    Berusia 76 tahun, Kardinal Turkson selama ini dikenal vokal dalam isu-isu keadilan sosial, termasuk perubahan iklim, kemiskinan, dan kesenjangan ekonomi. Ia pernah memimpin Dikastri untuk Pengembangan Manusia Seutuhnya. Jika terpilih, ia akan menjadi Paus kulit hitam pertama sejak abad ke-5.
  • Peter Erdő (Hungaria)
    Sebagai seorang konservatif, Kardinal Erdő (72) merupakan pakar hukum kanon dan pernah memimpin Dewan Konferensi Uskup Eropa. Ia menjadi sosok yang diandalkan oleh kalangan yang menginginkan kembalinya gaya kepemimpinan teologis tradisional seperti era Yohanes Paulus II dan Benediktus XVI.
  • Angelo Scola (Italia)
    Meski usianya telah mencapai 82 tahun, nama Scola tetap muncul dalam bursa kandidat. Sebelumnya, ia adalah Uskup Agung Milan dan pernah menjadi kandidat kuat pada konklaf tahun 2013. Dengan pandangan konservatif yang kuat, Scola dianggap sebagai simbol terakhir harapan kaum tradisionalis—meski usia lanjut bisa menjadi tantangan besar dalam pemilihannya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement