Transformasi Digital Makassar: Munafri-Aliyah Rilis LONTARA+ untuk Seluruh Layanan Publik

Transformasi Digital Makassar: Munafri-Aliyah Rilis LONTARA+ untuk Seluruh Layanan Publik - LONTARA - Gambar 511
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin didampingi Wawali Aliyah Mustika Ilham, dengan nama LONTARA+, di car free day (CFD), Jl. Jend Sudirman Makassar, Minggu (27/7/2025) pagi.

Makassar, Manyala.co — Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan program
Layanan online terintegrasi warga Makassar (LONTARA+), sebuah aplikasi Super Apps yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh layanan publik kota hanya dalam satu platform digital.

Program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham, resmi bergulir ke publik, dikenal Blueprint LONTARA+, sebuah Super Apps yang akan mengintegrasikan seluruh layanan publik Kota Makassar dalam satu platform digital.

Launching secara resmi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin didampingi Wawali Aliyah Mustika Ilham, dengan nama LONTARA+, di car free day (CFD), Jl. Jend Sudirman Makassar, Minggu (27/7/2025) pagi.

Hadir dalam acara ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (selanjutnya disingkat Forkopimda) Kota Makassar, termasuk Kapolrestabes Makassar.

Hadir juga, Ketua TP PKK Melinda Aksa Mahmud, Sekda Makassar Zulkifly Nanda, serta tim ahli Pemkot Hudli Huduri dan Dara Nasution, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Dr. M Roem selaku leading sektor, serta SKPD terkait.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa transformasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi sekadar pilihan. Ia meraya bersyukur karena saru demi satu program dicanangkan mulai terealisasi.

“Alhamdulillah, dari tujuh program MULIA. Satu demi satu mulai terealiasi, salah saru hari ini adalah launching Makassar Super App atau LONTARA+,” jelas Appi dihadapan SKPD Pemkot dan Forkopimda, saat launching aplikasi tersebut.

Menurutnya, sekarang era digital, dimana kecepatan, kemudahan akses, dan transparansi menjadi standar pelayanan publik, pemerintah harus hadir sebagai pemimpin perubahan.

Menurutnya, blueprint Lontara+ ini disusun tim Pemkot sebagai komitmen membangun sistem pelayanan publik yang lebih terintegrasi, adil, dan berpihak kepada warga.

“Lontara+ bukan hanya platform digital terpadu, tetapi juga cerminan cara baru kita bekerja—lebih terbuka, lebih efisien, dan lebih mendengar,” ujar Munafri.

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Perkuat Jejaring Gastronomi, Pemkot Makassar Bidik Kuliner Lokal Go International

Makassar super Apps adalah salah satu dari program Sapta Mulia telah dirancang oleh Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham, seperti pembangunan Stadion Untia, program iuran sampah gratis, program seragam gratis, sambungan air gratis, Makassar creative hub dan berbagi jaminan sosial.

Ia menekankan, penyusunan Lontara+ lahir dari masukan berbagai lapisan masyarakat mulai dari pelajar, pedagang kaki lima, guru, ibu rumah tangga, hingga lansia.

Semua saran tersebut menjadi dasar agar layanan digital ini tidak hanya canggih, tetapi juga relevan, manusiawi, dan inklusif.

Blueprint Lontara+ dirancang sebagai panduan jangka menengah hingga 2029. Dokumen ini memuat visi strategis, kerangka arsitektur sistem, tahapan implementasi, serta prinsip desain layanan yang akan menopang infrastruktur digital Makassar ke depan.

“Ini bukan proyek jangka pendek, tapi investasi jangka panjang untuk membangun pemerintahan yang tangguh dan dipercaya,” jelasnya.

Wali Kota Munafri Antar Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026

“Tantangan tetap ada dari kesiapan infrastruktur, literasi digital, hingga budaya birokrasi. Namun, jika arah jelas dan semua pihak terlibat, setiap langkah kecil akan membawa perubahan besar,” tambah Appi.

Munafri juga mengajak masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi, hingga aparatur pemerintah untuk bersama-sama mendukung implementasi Lontara+.

Menjadikan Lontara+ sebagai tonggak penting menuju Makassar yang bukan hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga adil dalam melayani. Teknologi bisa berubah cepat, tetapi falsafa lokal ‘Siri’na Pacce, tetap menjadi fondasi.

“Kita ingin sistem yang tidak hanya melayani, tetapi juga memanusiakan, yang tidak hanya efisien, tetapi juga mengakar, dan yang tidak hanya modern, tetapi juga dipercaya,” tegasnya.

Orang nomor satu Kota Makassar ini menjelaskan, penamaan “Lontara+”, dipilih melalui ajang kreatif EPSTA atau acara yang melibatkan anak-anak muda Makassar.

Nama lontara sarat akan nilai budaya lokal, terinspirasi dari aksara Lontara, warisan budaya Bugis-Makassar yang digunakan sejak abad ke-14 hingga ke-20.

“Nama aplikasi Lontara plus, bukan sekadar aksara, tetapi juga naskah yang merekam sejarah dan identitas Sulawesi Selatan. Dengan Lontara+, kita ingin membawa nilai lokal ke dalam ekosistem digital modern,” ujarnya.

Munafri menegaskan, Lontara+ menjadi jawaban atas persoalan tumpang tindih aplikasi di berbagai SKPD. Semua layanan, mulai dari informasi publik, pengaduan warga, pajak daerah, hingga akses program pemerintah, akan disatukan dalam satu platform.

“Selama ini SKPD memiliki aplikasi sendiri-sendiri. Lontara+ menyatukannya dalam satu genggaman, dengan fitur yang bisa terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selain integrasi, Lontara+ diklaim mampu menghadirkan data dan fakta secara real-time, memungkinkan Pemkot mengambil keputusan berbasis informasi terkini.

Tak hanya sekadar teknologi, Pemkot Makassar menargetkan Lontara+ menjadi gerakan sosial untuk meningkatkan kesadaran digital masyarakat.

“Kami tahu mengubah kebiasaan tidak mudah. Tapi kalau tidak mulai, kita tidak akan pernah maju. Setahun ke depan kami fokus pada sosialisasi agar semua warga terbiasa menggunakan aplikasi ini,” kata Appi.

Ia menegaskan Lontara+ masih dalam tahap awal. Penyempurnaan akan terus dilakukan dengan melibatkan masukan dari masyarakat, media, dan mitra kolaborasi lainnya.

“Platform ini sudah fix, tapi kontennya akan berkembang. Jika ada ide atau kebutuhan baru, sampaikan pada kami. Lontara+ harus menjadi aplikasi milik bersama warga Makassar,” tutupnya.

Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan bahwa inovasi ini tidak hanya soal teknologi, melainkan juga mencerminkan identitas dan semangat kolaborasi warga, khususnya generasi muda.

“Pagi ini kita menyaksikan semangat kolaborasi dan kreativitas anak-anak muda Makassar yang luar biasa melalui launching Makassar Super Apps,” katanya.

“Saya bangga karena kompetisi penamaan aplikasi ini bukan hanya tentang teknologi, tapi tentang identitas dan harapan kita bersama untuk Makassar yang lebih cerdas, inklusif, dan melayani,” tambah Aliyah.

Makassar Super Apps diharapkan menjadi pintu terpadu berbagai layanan publik, sekaligus mendukung visi kota dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan terintegrasi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemenang kompetisi penamaan aplikasi tersebut.

“Selamat kepada para pemenang, semoga kontribusinya terus menjadi bagian dari transformasi digital kota yang kita cintai,” lanjutanya.

Politisi Demokrat itu menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi demi kemajuan kota.

Hal ini ia sampaikan pada peluncuran aplikasi LONTARA+, yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform.

“Dengan satu aplikasi, kami ingin memastikan setiap warga Makassar bisa mengakses layanan publik tanpa hambatan dan tanpa kerumitan. Ini adalah bukti nyata bahwa Makassar siap berlari lebih cepat menuju kota cerdas,” ujarnya.

Menurut Aliyah, aplikasi ini diharapkan menjadi jembatan yang lebih akurat dan responsif antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga mengajak warga Makassar untuk memanfaatkan teknologi tersebut secara bijak.

“Mari kita manfaatkan aplikasi ini sebagai sarana kolaborasi agar pelayanan publik menjadi lebih efisien, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan warga,” tutup Aliyah.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement