Trump Gunakan Tarif Impor untuk Tekan India dan China, Target Utama Pembeli Minyak Rusia

Trump Gunakan Tarif Impor untuk Tekan India dan China, Target Utama Pembeli Minyak Rusia - Trump - Gambar 285
Presiden AS Donald Trump. (dok. Anadolu Agency)

Manyala.co – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengandalkan senjata dagangnya, yakni tarif impor, untuk menekan negara-negara yang membeli minyak dari Rusia. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi AS untuk memaksa Moskow menyepakati perdamaian dengan Ukraina.

Pada Rabu (6/8/2025) lalu, pemerintahan Trump mengumumkan kebijakan tarif tambahan sebesar 25 persen untuk berbagai barang impor dari India. Sanksi ekonomi ini secara khusus diarahkan kepada India yang belakangan menjadi salah satu pembeli utama minyak mentah Rusia.

Sementara itu, China yang menduduki posisi sebagai importir terbesar minyak Rusia masih belum dikenai tarif serupa. Namun, menurut pejabat Gedung Putih yang dikutip Reuters, kebijakan terhadap Beijing bisa saja diumumkan dalam waktu dekat, bahkan berpotensi diumumkan pada Jumat ini.

Langkah Trump menambah daftar panjang penggunaan tarif untuk tujuan di luar sektor perdagangan murni. Sebelumnya, ia pernah mengancam Denmark terkait kendali atas Greenland, menekan Meksiko dan Kanada untuk menghentikan pengiriman fentanil, hingga memberikan sanksi pada Brasil dalam polemik politik mantan presiden Jair Bolsonaro.

Bagi Rusia, ancaman tarif sekunder dari AS berpotensi menambah tekanan besar terhadap ekonomi mereka, yang selama ini mengandalkan ekspor minyak sebagai sumber utama pendanaan perang Presiden Vladimir Putin. Namun, kebijakan ini juga membawa risiko politik bagi Trump sendiri. Lonjakan harga minyak dunia yang mungkin terjadi dapat berdampak pada stabilitas ekonomi AS dan, pada gilirannya, memengaruhi elektabilitasnya menjelang pemilu paruh waktu Kongres tahun depan.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

Selain itu, tarif baru ini diperkirakan akan mempersulit proses perundingan dagang AS dengan India dan China. Kedua negara tersebut memegang posisi tawar yang kuat. India, misalnya, memiliki peran penting sebagai pemasok farmasi generik dan bahan kimia ke pasar Amerika. China, di sisi lain, telah menunjukkan kemampuannya memengaruhi Washington, antara lain dengan menahan ekspor mineral penting.

Bagi Moskow, ancaman ekonomi bukan hal baru. Sejak akhir 2022, negara-negara Barat telah menerapkan batas harga ekspor minyak Rusia. Kebijakan itu memaksa Kremlin mencari pasar baru dengan menawarkan harga diskon kepada pembeli besar seperti India dan China. Namun, analis intelijen AS untuk Rusia, Eugene Rumer, menilai peluang Putin menyerah pada tekanan tarif hampir nihil, terutama karena Beijing telah secara terbuka menyatakan niatnya untuk terus membeli minyak dari Moskow.

Meskipun demikian, ada tanda-tanda bahwa Rusia tidak sepenuhnya menutup pintu diplomasi. Gedung Putih menyebutkan kemungkinan pertemuan antara Trump dan Putin pekan depan, menyusul pertemuan utusan khusus AS Steve Witkoff dengan Presiden Rusia pada Rabu lalu. Namun, sebagian besar pengamat tetap skeptis. Brett Bruen, mantan penasihat kebijakan luar negeri Presiden Barack Obama, menilai Putin telah berulang kali menunjukkan kemampuannya menghindari sanksi dan menjaga tekanan domestik tetap rendah.

Kimberly Donovan, mantan pejabat Departemen Keuangan AS yang kini menjabat Direktur Economic Statecraft Initiative di Pusat GeoEkonomi Dewan Atlantik, memperingatkan bahwa tarif tersebut justru dapat merusak hubungan bilateral. Menurutnya, baik India maupun China bisa saja menolak tuntutan AS karena merasa kebijakan energi mereka adalah bagian dari kedaulatan nasional.

Dengan dinamika yang kian kompleks, kebijakan tarif impor Trump terhadap dua raksasa Asia ini berpotensi menjadi salah satu langkah paling berisiko dalam strategi AS menekan Rusia bukan hanya karena dampaknya pada Moskow, tetapi juga pada hubungan dagang dan ekonomi global.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement