Wali Kota Makassar Tampil di World Cities Summit 2025, Paparkan Inovasi Makassar dan Creative Hub

Wali Kota Makassar Tampil di World Cities Summit 2025, Paparkan Inovasi Makassar dan Creative Hub - Wali - Gambar 832
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tampil memukau sebagai pembicara dalam forum prestisius World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025, yang digelar di Vienna, Austria.

Manyala.co — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tampil memukau sebagai pembicara dalam forum prestisius World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025, yang digelar di Vienna, Austria.

Di hadapan para pemimpin kota dunia, Munafri memaparkan secara lugas bagaimana kearifan lokal menjadi ruh dalam membentuk inovasi, pelayanan publik, dan identitas perkotaan Makassar.

“Terima kasih atas sambutan hangatnya. Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan Forum Wali Kota di World Cities Summit 2025,” ucap Munafri, saat paparan materi dihadapan delegasi penimpin Kota dari belahan dunia.

“Dan untuk berdiri bersama pemimpin kota dunia lainnya yang sangat memahami bagaimana mengelola sebuah kota itu sangat menantang” tambah Appi mengawali paparan materinya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin tampil penuh wibawa, satu panggung bersama mayor and senior minister of state singapore Low Yen Ling, Mayor Geneva Alfonso Gomez, Minister for National Development, Chee Hong Tat dari Singapore.

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

Appi pun memperkenalkan dirinya dengan nada ringan penuh kehangatan. Bahkan tampak jelas memperkenalkan Kota Makassar yang terletak di kawasan Timur Indonesia.

“Nama saya Munafri Arifuddin, dan saya Wali Kota Makassar, Indonesia. Setelah mencalonkan diri dalam tiga pemilihan, saya kira orang-orang memutuskan bahwa mereka sudah yakin memilih saya untuk memimpin kota,” ungkapnya, disambut senyum para hadirin.

Munafri kemudian memaparkan dua program unggulan yang menjadi tonggak transformasi layanan perkotaan di Makassar, yakni Makassar Super App dan Makassar Creative Hub.

Menurutnya, sebelum ia menjabat, Pemerintah Kota Makassar mengoperasikan hampir 400 aplikasi layanan digital terpisah, mulai dari pajak, laporan kebakaran, hingga sanitasi. Kondisi itu menciptakan fragmentasi dan kebingungan warga.

“Jadi kami menyatukan semuanya menjadi satu platform: Makassar Super App. Sekarang, warga dapat mengakses layanan, mengajukan keluhan, dan menerima pembaruan waktu nyata semuanya di satu tempat,” jelas Munafri.

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

Ia juga mengulas transformasi layanan publik melalui digitalisasi. Dalam paparannya, Munafri mengungkapkan upaya nyata yang telah dilakukan Pemkot Makassar dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Salah satunya melalui integrasi ratusan aplikasi pelayanan menjadi satu platform terpadu Makassar Super Apps.

“Sebelum kami Pemerintah kota mengoperasikan hampir 400 lebih aplikasi digital yang berjalan sendiri-sendiri,” sebutnya.

“Saat ini, pemerintahan kami, kemudian menyatukannya dalam satu platform sehingga warga bisa mengakses layanan, menyampaikan keluhan, dan menerima pembaruan secara real-time,” tambahnya.

Inovasi ini, sambung Munafri, tidak hanya memudahkan warga dalam mengurus administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi pemerintahan.

Wali Kota Munafri Dukung Program Prioritas Presiden, Makassar Jadi Percontohan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

Sementara itu, Makassar Creative Hub dibangun setelah pemerintah mendengar aspirasi generasi muda yang mendambakan lebih banyak peluang kerja dan pengembangan keterampilan di bidang ekonomi kreatif.

“Makassar memiliki potensi kreatif yang belum tergali dalam seni, fashion, konten digital, kuliner, dan banyak bidang lainnya. Kami membangun ekosistem yang mendukung, melalui ruang kolaborasi, program bimbingan, dan akses pasar,” kata Appi.

Inovasi ini, sambung Munafri, tidak hanya memudahkan warga dalam mengurus administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi pemerintahan.

Ia kemudian, mendorong ekonomi kreatif lewat Makassar Kreatif Hub. Ia menekankan, kebijakan penguatan ekonomi kreatif yang difokuskan pada generasi muda Makassar.

Pemerintah Kota meluncurkan Makassar Kreatif Hub, sebuah ekosistem terpadu untuk pengembangan potensi seni, kuliner, konten digital, dan industri kreatif lainnya.

“Kami mendengarkan aspirasi anak muda yang ingin meningkatkan keterampilan dan menciptakan karya,” tuturnya.

Appi yang juga menjabat Konsul Kehormatan Republik Kroasia untuk di Makassar. Ia menegaskan keyakinannya bahwa lewat kreatif hub akan menjadi mesin pertumbuhan baru yang inklusif dan membuka lapangan kerja luas bagi warga.

“Makassar Kreatif Hub hadir untuk memfasilitasi ruang kolaborasi, program inkubasi, bimbingan, serta akses pasar bagi pelaku kreatif,” tutupnya.

Dalam forum yang mengangkat tema “Menyediakan Layanan Kota yang Handal dan Efisien”, Munafri menegaskan bahwa inovasi digital dan pemberdayaan kreativitas bukan hanya tentang teknologi, melainkan juga tentang nilai yang memandu cara pemerintah memimpin.

Pidato Munafri Arifuddin mendapat apresiasi para peserta forum. Banyak delegasi yang menilai pendekatan Makassar menjadi contoh bagaimana kota dapat memadukan inovasi teknologi dengan kearifan budaya secara harmonis.

World Cities Summit Mayors Forum sendiri merupakan ajang strategis tahunan yang mempertemukan pemimpin kota sedunia untuk berbagi pengalaman, solusi kebijakan, serta membangun kolaborasi demi masa depan perkotaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

02

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

03

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

04

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

05

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

06

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

07

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

08

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement