Prajurit TNI Dikerahkan Jaga Kejaksaan Agung, Polemik Muncul di Tengah Upaya Pengamanan

Prajurit TNI Dikerahkan Jaga Kejaksaan Agung, Polemik Muncul di Tengah Upaya Pengamanan - KEJAKSAAN AGUNG,TNI - Gambar 1439
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Harli Siregar

Manyala.co – Keberadaan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi sorotan publik pada hari ini. Pengerahan personel TNI untuk pengamanan kantor kejaksaan di seluruh Indonesia memicu berbagai tanggapan dari berbagai pihak.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengeluarkan Surat Telegram Nomor ST/1192/2025 tertanggal 6 Mei 2025 tentang perintah kepada jajaran untuk mendukung pengamanan kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menegaskan bahwa pengerahan prajurit TNI untuk pengamanan di kejaksaan tidak akan mengganggu proses penegakan hukum dan tidak ada sama sekali hubungannya dengan penanganan perkara.

“Peran pengamanan itu kan hanya dilakukan terhadap pengamanan fisik, jadi tidak dalam konteks mencampuri urusan perkara,” kata Harli di Jakarta, dikutip dari Antara (15/5).

Ia juga menerangkan bahwa pengamanan tersebut merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman antara TNI dan Kejaksaan. Dalam kerja sama itu, disepakati bahwa TNI dapat dilibatkan untuk memberikan dukungan kepada Kejaksaan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab institusionalnya.

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

Ia menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk antisipasi dan kerja sama antara Kejagung dan TNI, serta bukan karena adanya ancaman tertentu.

“Mumpung ada MoU-nya (nota kesepahaman), ya, diminta perbantuan itu, dukungan itu, sebenarnya hanya itu,” kata Harli.

Sementara itu, respon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pelibatan TNI dalam pengamanan kejaksaan tidak menjadi persoalan. Ia menekankan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri sudah diatur dengan baik, dan pembagian peran antara kedua institusi tersebut terjalin dengan harmonis, dikutip dari tempo.

Meski demikian, langkah ini menuai kritik dari berbagai pihak. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menilai bahwa pengerahan prajurit TNI untuk pengamanan kejaksaan tidak sejalan dengan konstitusi dan dapat mengarah pada kembalinya dwifungsi TNI.

DPR RI melalui Komisi I juga menyatakan akan memanggil Jaksa Agung untuk mengonfirmasi adanya surat perintah pengamanan prajurit TNI di seluruh kejaksaan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antara aparat militer dan sipil dalam konteks negara hukum.

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

Pengerahan prajurit TNI untuk pengamanan kejaksaan merupakan langkah yang didasarkan pada kerja sama antara TNI dan Kejagung. Namun, polemik yang muncul menunjukkan perlunya penjelasan lebih lanjut dan transparansi agar tidak menimbulkan kekhawatiran di masyarakat terkait peran TNI dalam ranah sipil.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

02

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

03

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

04

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

05

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

06

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

07

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

08

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement