Tragis, Seorang Pria Di Mutilasi Hidup – Hidup Oleh Rekan Kerja

Tragis, Seorang Pria Di Mutilasi Hidup – Hidup Oleh Rekan Kerja -  - Gambar 2804

Kasus pembunuhan disertai mutilasi di Jombang mengungkap fakta mengerikan. Eko Fitrianto (38) tega memutilasi Agus Sholeh (37), rekan kerjanya di pabrik kayu lapis, dalam kondisi masih hidup. Ia menyeret tubuh korban ke saluran irigasi dan memenggal kepalanya dengan sosrok, senjata tajam yang biasa digunakan untuk menguliti kayu.

Tak hanya itu, Eko juga membuang tubuh, kepala, dan pakaian korban di tiga lokasi terpisah. Upaya ini dilakukan untuk mengaburkan identitas Agus sekaligus menghilangkan jejak pembunuhannya.

Eko menghabisi nyawa Agus di persawahan Dusun Dukuhmireng, Desa Dukuharum, Megaluh, Jombang pada Sabtu (8/2) malam. Awalnya, ia memukuli wajah dan kepala korban menggunakan tangan kosong, lalu menendang dada korban hingga pingsan karena pendarahan di otak.

Setelah itu, Eko menyeret tubuh Agus ke saluran irigasi di Dusun Dukuhmireng. Di tempat itu, ia memutilasi kepala korban dengan sosrok. Tragisnya, saat dimutilasi, Agus masih dalam kondisi hidup.

“Di TKP tidak ditemukan bercak darah karena terbawa aliran air di saluran irigasi,” jelas Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra saat jumpa pers di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (20/2/2025).

Menkeu Bantah Indonesia Menuju Resesi Ekonomi

Margono menuturkan, Eko membuang tubuh, kepala, dan pakaian korban di tiga tempat terpisah. Kepala Agus dibungkus menggunakan jaket korban, lalu dibuang di Sungai Ngrecok, Desa Sidomulyo, Megaluh, Jombang.

Eko kemudian melucuti seluruh pakaian Agus dan membungkus sosrok dengan pakaian tersebut sebelum membuangnya ke Sungai Beweh, Desa Ngogri, Megaluh. Sementara tubuh korban yang sudah tak bernyawa dibiarkan tergeletak di saluran irigasi Dusun Dukuhmireng.

“Tujuannya untuk menghilangkan jejak, barang bukti, dan identitas pelaku. Barang bukti pakaian masih kami lakukan pencarian karena arus sungai itu sangat deras,” tandasnya.

Selain melakukan mutilasi, Eko juga membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy nopol S 4729 OAD dan ponsel milik Agus. Barang-barang ini ditemukan polisi di rumah tersangka. Pembunuhan tersebut dipicu rasa sakit hati pelaku atas ucapan-ucapan korban.

Sebelumnya, mayat pria tanpa kepala dan tanpa busana ditemukan pencari ikan di saluran irigasi Dusun Dukuhmireng, Desa Dukuharum, Megaluh, Jombang pada Rabu (12/2) sekitar pukul 12.00 WIB. Sore harinya, kepala korban ditemukan di pinggir Sungai Konto, Desa Pesantren, Tembelang, Jombang.

Indonesia Tertinggi Sumber Spam dan Malware 2025

Polisi memastikan tubuh dan kepala tersebut milik Agus, warga Jalan Ibrahim Gang I, Desa Jatirejo, Diwek, Jombang. Tim Satreskrim Polres Jombang akhirnya menangkap Eko di rumahnya pada Rabu (19/2) sekitar pukul 07.30 WIB.

Betis kanan Eko ditembak polisi karena berusaha melawan saat ditangkap. Kini bapak dua anak itu harus mendekam di Rutan Polres Jombang. Suami Sulistyowati (35) ini dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana juncto Pasal 338 juncto Pasal 339 KUHP.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

TP PKK Makassar Bentuk Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera, Dorong Kemandirian Kader

02

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

03

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

04

Setahun Menjabat, Wali Kota Makassar Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

05

Resmi Pimpin HKTI Enrekang, Yusuf Ritangnga Dorong Kemajuan Sektor Pertanian

06

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

07

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement