Kasus Harun Masiku Tetap Diproses Meski Hasto Kristiyanto Terima Amnesti Presiden

Kasus Harun Masiku Tetap Diproses Meski Hasto Kristiyanto Terima Amnesti Presiden - Masiku - Gambar 420
Kasus Harun Masiku Tetap Diproses Meski Hasto Kristiyanto Terima Amnesti Presiden.

Manyala.co – Meski Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan amnesti kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum terhadap tersangka Harun Masiku tidak akan terhenti. Lembaga antirasuah menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara yang telah lama menjadi perhatian publik ini.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam pernyataannya pada Jumat (1/8/2025) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, menyampaikan bahwa proses penyidikan terhadap kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) calon anggota legislatif dari Dapil Sumatera Selatan I akan tetap berjalan, termasuk upaya pelacakan terhadap tersangka buronan Harun Masiku.

“Meski amnesti terhadap saudara Hasto sudah disetujui, namun KPK tetap akan melanjutkan seluruh proses penyidikan yang berkaitan, termasuk terhadap DPO Harun Masiku yang sampai hari ini masih terus dicari,” ujar Budi.

Penegasan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi mengenai kemungkinan dihentikannya penyidikan kasus setelah Hasto memperoleh pengampunan negara. Budi juga menyebut bahwa penyidikan terhadap tersangka lain dalam perkara yang sama, yakni Donny Tri Istiqomah, juga terus bergulir.

“Saat ini proses hukum terhadap tersangka Donny Tri masih berjalan dan belum ada penghentian,” tambahnya.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Adapun pengajuan amnesti kepada Hasto Kristiyanto sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Dalam sidang paripurna yang digelar Kamis malam (31/7/2025), Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa lembaga legislatif telah menerima dan menyetujui Surat Presiden Nomor R42/PRES/07/2025, yang memuat daftar 1.116 orang penerima amnesti, termasuk Hasto Kristiyanto.

Amnesti itu diberikan kepada Hasto yang sebelumnya telah dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dalam perkara suap kepada mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan. Dana sebesar Rp400 juta yang disediakan Hasto ditujukan untuk memuluskan proses PAW antara Riezky Aprilia dan Harun Masiku sebagai calon anggota legislatif DPR RI dari PDIP untuk daerah Sumatera Selatan I.

Majelis hakim menyatakan bahwa Hasto terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap Wahyu Setiawan dalam rangka mengatur komposisi caleg di parlemen. Atas perbuatannya, Hasto dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun dan 6 bulan serta denda sebesar Rp250 juta. Jika denda tersebut tidak dibayar, maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Meski begitu, dalam dakwaan mengenai upaya merintangi proses penyidikan terhadap Harun Masiku, hakim menyatakan bahwa Hasto tidak terbukti bersalah. Putusan ini sempat memicu polemik, namun kini menjadi tidak relevan setelah amnesti diberikan oleh presiden.

Sebagai informasi tambahan, Harun Masiku telah menjadi buronan sejak 9 Januari 2020, tepat setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara suap terhadap Wahyu Setiawan. Harun sempat disebut-sebut menghilang ke luar negeri, dan hingga kini keberadaannya belum berhasil dilacak. Donny Tri Istiqomah sendiri ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Desember 2024, setelah penyidik menemukan keterlibatan langsungnya dalam komunikasi dan transaksi kasus tersebut.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

KPK, dalam berbagai kesempatan, terus menyatakan komitmennya untuk menangkap Harun Masiku dan menyelesaikan kasus ini hingga tuntas. Lembaga ini juga menyerukan kerja sama dari masyarakat luas dan berbagai instansi negara agar buronan kelas kakap seperti Harun tidak terus menghindar dari proses hukum.

Dengan tetap berjalannya proses hukum di tengah kebijakan amnesti, publik kini menanti bagaimana akhir dari kisah panjang yang telah mencoreng wajah politik dan hukum Indonesia ini.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement