Klarifikasi Jusuf Kalla dan Polemik Eksekusi Vonis Silfester Matutina yang Belum Terealisasi

Klarifikasi Jusuf Kalla dan Polemik Eksekusi Vonis Silfester Matutina yang Belum Terealisasi - Kalla - Gambar 244
Klarifikasi Jusuf Kalla dan Polemik Eksekusi Vonis Silfester Matutina.

Manyala.co – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, menegaskan dirinya tidak pernah memiliki pertemuan pribadi dengan relawan pendukung Joko Widodo, Silfester Matutina, terkait penyelesaian kasus dugaan fitnah yang menjerat nama mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut. Dalam keterangannya melalui sambungan telepon kepada Tempo pada Sabtu, 9 Agustus 2025, Kalla mengatakan, “Tidak pernah bertemu. Ke saya juga tidak ada minta maaf karena tidak pernah bertemu.”

Pernyataan itu sekaligus membantah klaim Silfester yang sebelumnya menyebut bahwa hubungan keduanya sudah membaik bahkan sudah berdamai. Menurut Kalla, permintaan maaf secara langsung maupun melalui perantara pun tidak pernah ia terima. Meski begitu, Kalla memilih menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pengadilan dan mengaku tidak ingin terlalu mempersoalkan ucapan Silfester yang diucapkan pada 2017. “Hanya keluarga yang keberatan,” ujar Kalla, menambahkan bahwa ia tidak ingin memperpanjang polemik tersebut di ranah pribadi.

Kasus ini bermula dari pernyataan Silfester Matutina yang disampaikan di depan publik dalam sebuah aksi unjuk rasa, yang dianggap memfitnah Jusuf Kalla. Pernyataan tersebut menyebut bahwa “akar permasalahan bangsa ini adalah ambisi politik Jusuf Kalla” serta menuding Kalla menggunakan isu rasisme dan SARA demi kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017. Bahkan, Silfester menuduh ada kepentingan politik dan korupsi keluarga Kalla di balik langkah tersebut.

Berdasarkan catatan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, majelis hakim memutuskan bahwa Silfester bersalah melakukan tindak pidana fitnah. Pada putusan tingkat pertama yang dibacakan pada 30 Juli 2018, ia dijatuhi hukuman satu tahun penjara. Hukuman tersebut dikuatkan di tingkat banding pada 29 Oktober 2018. Namun, ketika perkara naik ke tingkat kasasi, hukuman Silfester diperberat menjadi satu tahun enam bulan penjara.

Meski putusan kasasi sudah inkrah sejak lama, eksekusi terhadap Silfester hingga kini belum terlaksana. Per Kamis, 7 Agustus 2025, Kejaksaan belum merealisasikan rencana penahanan terhadap tokoh yang dikenal sebagai Ketua Solidaritas Merah Putih itu. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, pada Senin, 4 Agustus 2025, menyatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk memanggil yang bersangkutan. “Kalau dia enggak datang, ya kami harus eksekusi,” tegas Anang di gedung Kejagung.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Silfester sendiri, saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya pada hari yang sama, menyatakan siap menjalani proses hukum jika memang harus dipenjara. “Enggak ada masalah kalau akhirnya dipenjara,” ucapnya. Namun, ia menegaskan belum menerima surat resmi terkait eksekusi dari pihak kejaksaan.

Di sisi lain, Silfester bersikeras bahwa permasalahannya dengan Jusuf Kalla sudah selesai secara damai di luar pengadilan. Ia bahkan mengklaim pernah beberapa kali bertemu langsung dengan Kalla dan menjalin hubungan baik. “Itu sudah selesai dengan adanya perdamaian. Bahkan saya beberapa kali bertemu dengan Jusuf Kalla dan kami berhubungan baik. Dan proses hukum juga sudah saya jalani,” katanya.

Silfester Matutina dikenal sebagai salah satu relawan garis depan pendukung Joko Widodo. Sosoknya kerap tampil di layar televisi untuk membela kebijakan presiden kala itu dan memberikan respons tegas terhadap para pengkritik. Sebagai ketua organisasi Solidaritas Merah Putih, ia aktif mengorganisasi kegiatan yang ditujukan untuk memperkuat dukungan publik terhadap Jokowi.

Kini, publik menunggu langkah selanjutnya dari kejaksaan terkait eksekusi vonis yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut. Sementara itu, pernyataan tegas Jusuf Kalla yang membantah pernah bertemu atau berdamai dengan Silfester menambah lapisan baru dalam polemik yang sudah berlangsung hampir delapan tahun ini.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement