Prabowo: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Indonesia Sentuh Titik Terendah

Prabowo
Prabowo: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Indonesia Sentuh Titik Terendah. (Dok. Youtube Sekretariat Presiden).

Manyala.co – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa tingkat kemiskinan dan pengangguran di Indonesia menurun ke posisi terendah dalam sejarah. Data terbaru menunjukkan angka kemiskinan berada di level 8,47 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,67 persen.

Dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025), Prabowo menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran pemerintahan. Ia menyebut, angka itu menjadi catatan terbaik sejak berdirinya Republik Indonesia dan sejak krisis ekonomi 1998.

“Kita bersyukur angka kemiskinan turun ke 8,47 persen, ini angka terendah sepanjang sejarah RI. Tingkat pengangguran terbuka juga turun ke 4,67 persen, terendah sejak krisis 1998,” ujar Prabowo.

Meski mencatat capaian positif, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa di balik angka tersebut masih ada jutaan warga yang membutuhkan pekerjaan layak dan pendapatan stabil.

Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga dengan kemampuan tenaga kerja beradaptasi terhadap perubahan struktur ekonomi global. “Kita paham tingkat pengangguran ini sangat meresahkan bagi mereka yang membutuhkan pekerjaan. Karena itu, kita bekerja keras memperluas kesempatan kerja,” ucapnya.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Prabowo menyoroti perubahan cepat yang terjadi akibat kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI) dan robotik. Ia menyebut, disrupsi yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi tersebut menuntut pemerintah untuk menyesuaikan strategi industri dan pendidikan.

“Munculnya AI membuat faktor riset dan penelitian menjadi jauh lebih cepat. Namun, teknologi ini juga menekan kebutuhan tenaga kerja di beberapa sektor,” kata Presiden.

Sebagai ilustrasi, Prabowo mencontohkan perubahan industri otomotif di Jerman, di mana pabrik besar seperti Volkswagen kini beroperasi dengan sebagian besar proses produksi dijalankan oleh sistem robotik. “Pabrik yang dahulu mempekerjakan 5.000–6.000 orang, kini hanya memerlukan sekitar 30 orang. Sisanya digantikan oleh robot,” ujarnya.

Pernyataan Prabowo tersebut menegaskan arah kebijakan ekonomi pemerintah yang berfokus pada dua hal utama: menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Pemerintah juga berkomitmen mengantisipasi dampak transformasi digital terhadap lapangan kerja nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat bahwa tingkat kemiskinan Indonesia pada Maret 2025 turun menjadi 8,47 persen dari 9,36 persen pada periode yang sama tahun lalu. Sementara, tingkat pengangguran terbuka turun dari 5,45 persen menjadi 4,67 persen.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Capaian ini disebut sejalan dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja dan keberhasilan pemerintah menjaga inflasi pada kisaran 2,8 persen. Namun, sejumlah ekonom menilai tantangan utama ke depan adalah memastikan pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen agar serapan tenaga kerja meningkat signifikan.

Pemerintah juga terus memperluas investasi di sektor-sektor padat karya seperti pertanian, manufaktur, dan industri hijau. Langkah tersebut diharapkan mampu mengimbangi potensi hilangnya lapangan kerja akibat otomatisasi dan perkembangan AI.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement