Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Pengusaha Rakus dan Aparat Pelindung Tambang Ilegal

Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Pengusaha Rakus dan Aparat Pelindung Tambang Ilegal - Prabowo - Gambar 141
Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) di dampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2025 (dok. SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Manyala.co – Dalam sidang tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik yang sarat peringatan keras bagi kelompok elite dan segelintir pengusaha yang dinilainya rakus. Ia menegaskan bahwa kekuasaan dan kekayaan tidak boleh menjadi alasan bagi siapa pun untuk mempermainkan hajat hidup rakyat Indonesia.

Di hadapan anggota legislatif dan tamu undangan, Prabowo menyatakan dirinya tidak akan gentar menghadapi pihak mana pun yang mencoba menguasai kekayaan bangsa. Menurutnya, seluruh sumber daya yang ada di tanah air harus kembali pada tujuan utama: menyejahterakan rakyat, bukan segelintir orang.

“Jangan pernah mengira karena besar dan kaya bisa berbuat sesuka hati. Pemerintah yang saya pimpin akan membela kepentingan rakyat, bukan kekayaan segelintir elite,” ucapnya lantang.

Sorotan pada Sektor Pangan

Salah satu contoh yang diangkat Presiden adalah masalah pangan, terutama beras. Ia menyinggung praktik sebagian pengusaha yang dengan modal besar mencoba memonopoli dan mendominasi pasokan beras. Praktik tersebut, kata Prabowo, jelas bertentangan dengan semangat keadilan karena beras adalah kebutuhan pokok seluruh rakyat.

Prabowo menyebutkan bahwa ada fenomena yang tidak masuk akal ketika negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia justru sempat mengalami kelangkaan minyak goreng. “Aneh sekali, padahal kita penghasil sawit terbesar, tetapi minyak goreng sempat langka berminggu-minggu. Itu karena adanya permainan yang saya sebut sebagai Serakahnomics,” katanya.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Selain minyak goreng, harga pangan lain juga kerap naik tinggi meskipun pemerintah sudah mengucurkan subsidi pupuk, peralatan pertanian, hingga membangun waduk. Ia menilai adanya distorsi ekonomi yang disengaja oleh pihak-pihak tertentu demi keuntungan pribadi.

Ultimatum kepada Pengusaha dan Ancaman Proses Hukum

Dalam pidatonya, Prabowo juga memberi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum terhadap perusahaan atau individu yang melakukan manipulasi. Ia menegaskan bahwa harta yang diperoleh dengan cara melanggar aturan akan disita untuk kepentingan rakyat.

“Kalau ada perusahaan yang berani bermain curang, memanipulasi, dan merugikan rakyat, kami proses hukum. Yang bisa kami sita, akan kami sita. Kita pastikan rakyat tidak terus-menerus menjadi korban kerakusan,” tegasnya.

Fokus pada Tambang Ilegal dan Oknum Pelindung

Tak hanya di sektor pangan, Presiden juga menyoroti masalah tambang ilegal. Menurut laporan yang diterimanya, terdapat 1.063 tambang ilegal di seluruh Indonesia dengan potensi kerugian negara mencapai Rp300 triliun. Angka itu dinilai sebagai ancaman besar terhadap ekonomi nasional.

Ia menegaskan komitmennya untuk menindak tegas seluruh tambang ilegal, sekalipun ada dugaan keterlibatan aparat atau politisi dalam melindungi operasi tersebut. “Saya beri peringatan, siapapun yang terlibat, apakah jenderal TNI, polisi, atau mantan jenderal sekalipun, tidak akan ada perlindungan. Kita bertindak atas nama rakyat,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

Presiden bahkan meminta seluruh partai politik, termasuk Gerindra, untuk berani bersikap jujur. Ia menekankan bahwa anggota yang terlibat aktivitas ilegal sebaiknya melapor sebagai justice collaborator. “Kalau pun dari Gerindra, saya tidak akan melindungi,” tambahnya.

Korupsi yang Mengakar

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung soal budaya korupsi yang telah lama menjalar di birokrasi Indonesia. Ia menyebut perilaku koruptif tidak hanya terjadi di kementerian atau lembaga pemerintahan, melainkan juga di BUMN, BUMD, dan berbagai institusi negara lainnya.

Menurutnya, fakta tersebut tidak boleh ditutupi. Justru, sebagai presiden yang disumpah berdasarkan UUD 1945, dirinya merasa wajib memimpin gerakan pemberantasan korupsi di semua lini pemerintahan. “Saya tidak ada pilihan lain selain memimpin langsung upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan,” ujarnya.

Dukungan Parlemen

Pidato tegas Prabowo ini mendapat respons positif dari Ketua DPR, Puan Maharani. Ia menyampaikan optimismenya terhadap langkah pemerintah yang berkomitmen menertibkan tambang ilegal dan menindak tegas penyimpangan ekonomi.

“Kami mendukung penuh semangat Presiden Prabowo. Upaya ini tentu memerlukan kerja sama lintas lembaga, tetapi kami yakin dengan kolaborasi yang kuat, tujuan untuk melindungi kepentingan rakyat dapat tercapai,” ucap Puan.

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

Meski banyak persoalan yang disoroti, Presiden Prabowo mengakhiri pidatonya dengan penuh optimisme. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar, baik dari kekayaan alam maupun sumber daya manusia. Namun, semua itu akan sia-sia bila masih dikuasai oleh kelompok serakah dan praktik koruptif.

Dengan nada serius sekaligus penuh harapan, ia berjanji untuk menjaga kekayaan bangsa agar benar-benar kembali pada rakyat. “Kita hentikan permainan segelintir orang. Indonesia harus menjadi rumah yang adil, makmur, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” tutup Prabowo.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement