PT TMAI Perkuat Ekosistem Energi Surya, Genjot Hilirisasi Industri Nasional

PT TMAI Perkuat Ekosistem Energi Surya, Genjot Hilirisasi Industri Nasional - TMAI - Gambar 996
Direktur PT Timah Industri dan mitra strategis saat meresmikan PLTS Rooftop 303,1 kWp di kawasan industri Cilegon. dok. PT Timah/timah.com

Manyala.co – Langkah konkret dalam mendorong transisi menuju energi bersih nasional terus bergulir. PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI), yang merupakan pabrik panel surya terintegrasi pertama dan terbesar di Indonesia, tengah mempercepat hilirisasi industri energi surya dan memperkuat rantai pasok domestik. Berlokasi di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, pabrik ini berdiri atas kolaborasi tiga kekuatan besar: Trina Solar Co Ltd, PT Daya Sukses Makmur Selaras (bagian dari Sinar Mas Group), serta PT PLN Indonesia Power Renewable.

Direktur TMAI, Ooi Kok Tiong, menjelaskan bahwa komitmen perusahaan tak hanya fokus pada produksi, namun juga menciptakan ekosistem yang menyeluruh. Ekosistem yang dimaksud mencakup sektor pendukung (horizontal) serta rantai proses dari hulu ke hilir seperti pembuatan wafer, ingot, hingga pengembangan smelter polisilikon (vertikal).

“Kehadiran pabrik ini kami harapkan mampu memperkuat kemandirian energi nasional, sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan penguatan ketahanan energi dalam negeri,” jelas Ooi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/6/2025).

Tak hanya dari sisi lingkungan dan energi, kontribusi ekonomi dari keberadaan pabrik ini juga signifikan. Dalam masa investasi, nilai ekonominya ditaksir mencapai Rp3,7 triliun dan diproyeksikan menghasilkan sekitar Rp1 triliun per tahun pada masa operasional. Pertumbuhan ekonomi lokal pun diprediksi naik hingga 8 persen per tahun sebagai dampak dari kehadiran industri ini.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama TMAI, Lokita Prasetya, memaparkan bahwa nilai investasi pembangunan pabrik ini mencapai lebih dari Rp1,5 triliun. Selain itu, pabrik menyerap sekitar 640 tenaga kerja dan memberikan pelatihan bagi para pekerja, khususnya di bidang teknologi produksi panel surya.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

“Kami mengimplementasikan teknologi i-TOPCon Advanced—teknologi generasi terbaru—yang memungkinkan produksi panel surya dengan daya hingga 720 watt-peak (Wp) per panel dan efisiensi mencapai 23,2 persen, tertinggi di kelasnya,” jelas Lokita.

Pabrik ini kini memiliki kapasitas produksi hingga 1 gigawatt (GW), menjadikannya salah satu pusat produksi energi surya terdepan di Asia Tenggara. Dalam jangka panjang, TMAI ingin agar pertumbuhan industri panel surya di Indonesia dapat berlangsung secara mandiri dan berkelanjutan.

Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, juga menegaskan pentingnya menjaga momentum positif ini. Menurutnya, dukungan dari sektor swasta seperti TMAI sangat penting agar industri energi terbarukan di Indonesia terus berkembang dan memiliki daya saing di kancah internasional.

Dengan berbagai langkah tersebut, TMAI tak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga sebagai katalisator pertumbuhan industri energi bersih nasional—sekaligus menjawab tantangan global terhadap perubahan iklim dan kebutuhan energi berkelanjutan.

Update Bansos Juli 2026: PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Pangan Mulai Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement