Trump Tetapkan Ultimatum 10 Hari bagi Iran Terkait Nuklir

Trump
Trump Tetapkan Ultimatum 10 Hari bagi Iran Terkait Nuklir.

Manyala.co – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menetapkan tenggat waktu 10 hari bagi Iran untuk menyetujui kesepakatan nuklir baru atau menghadapi kemungkinan serangan militer, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Berdasarkan laporan Axios, Trump memberikan waktu singkat kepada Teheran untuk menerima draf perjanjian yang diajukan Washington. Ultimatum ini disampaikan bersamaan dengan kesiapan penuh armada tempur AS di Teluk, termasuk kehadiran kapal induk USS Ford beserta kelompok serangnya di Mediterania Timur.

Langkah tersebut disebut sebagai strategi “tekanan pamungkas” untuk menghentikan seluruh aktivitas pengayaan uranium Iran. “Sekarang kita mungkin harus melangkah lebih jauh atau mungkin tidak. Mungkin kita akan membuat kesepakatan dengan Iran. Anda akan mengetahuinya dalam 10 hari ke depan,” tegas Trump.

Presiden AS mengadakan pertemuan dengan para penasihat utamanya pada Rabu (18/2/2026) untuk membahas krisis nuklir Iran. Mereka menerima pengarahan terkait pembicaraan nuklir yang berlangsung awal pekan ini di Jenewa dan merumuskan langkah-langkah selanjutnya. Seorang pejabat AS menyatakan bahwa Iran harus kembali menemui pemerintah AS sebelum akhir bulan ini dengan proposal tertulis untuk mengatasi kekhawatiran yang disampaikan di Jenewa.

Di sisi lain, Iran memperkuat situs-situs militer dan nuklir utama. Citra satelit yang dirilis Reuters menunjukkan pembangunan perisai beton dan tanah di kompleks militer Parchin, pengurugan pintu masuk di fasilitas nuklir Isfahan, serta penguatan akses terowongan di Natanz dan pangkalan rudal yang rusak selama konflik 12 hari dengan Israel pada Juni 2025. Langkah ini diduga dimaksudkan untuk menutupi kelemahan yang muncul selama serangan sebelumnya dan memastikan perlindungan infrastruktur strategis.

BBPJN Sulsel Percepat Perbaikan Jalan Rusak Maros–Pangkep

Kombinasi penguatan fasilitas, kesiapan militer AS yang meningkat, dan negosiasi diplomatik mencerminkan strategi ganda kedua belah pihak. Washington menuntut Iran menghentikan pengayaan uranium, menghentikan dukungan kepada sekutu bersenjata di Timur Tengah, dan menerima pembatasan pada program rudal balistik. Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa Republik Islam tidak akan mudah digulingkan, bahkan oleh militer terkuat di dunia.

Diplomasi nuklir antara kedua negara tetap berjalan, namun hasil perundingan di Jenewa belum menunjukkan kemajuan signifikan. Kesiapan militer AS, termasuk kehadiran armada dan aset angkatan laut tambahan, menegaskan kemungkinan opsi militer jika kesepakatan diplomatik gagal tercapai.

Situasi ini menambah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan memengaruhi pasar energi global, mengingat peran penting Teluk sebagai jalur ekspor minyak dunia. Hingga Jumat malam, belum ada konfirmasi resmi mengenai tanggapan Iran atas ultimatum 10 hari tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Kolom