China Tolak Intervensi Asing Usai Trump Ancam Iran

China
China Tolak Intervensi Asing Usai Trump Ancam Iran

Manyala.co – Pemerintah China menegaskan penolakannya terhadap campur tangan asing di negara lain menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melakukan intervensi militer di Iran di tengah gelombang unjuk rasa yang meluas.

Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers rutin pada Senin (12/1/2026). Mao menekankan sikap konsisten Beijing dalam menentang intervensi eksternal terhadap urusan domestik negara berdaulat.

“Kami selalu menentang campur tangan dalam urusan internal negara lain,” kata Mao ketika dimintai tanggapan atas pernyataan Trump, seperti dilansir kantor berita AFP.

Mao juga menyerukan agar seluruh pihak terkait mengambil langkah yang mendukung stabilitas kawasan. “Kami menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan lebih banyak hal yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,” ujarnya.

Pernyataan China muncul setelah Trump berulang kali mengancam akan melakukan intervensi militer jika pemerintah Iran terus menindak keras demonstran. Selama sekitar dua pekan terakhir, Iran diguncang aksi protes yang terus membesar, meskipun aparat keamanan melakukan penindakan terhadap massa.

Wakil Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat Peringati International Day of the Midwife dan HUT IBI ke-75

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menilai respons aparat Iran terhadap demonstrasi tersebut telah menimbulkan korban jiwa. Namun, otoritas Iran membantah tudingan tersebut dan menyatakan aksi protes telah disusupi kelompok kekerasan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik upaya menciptakan kekacauan dan ketidakstabilan di negaranya. Tuduhan itu disampaikan Pezeshkian dalam pernyataan kepada televisi pemerintah Iran, sebagaimana dilaporkan Anadolu Agency pada Senin (12/1/2026).

“Musuh-musuh Iran berupaya menebar kekacauan dan ketidakstabilan,” kata Pezeshkian. Ia menyebut upaya tersebut dilakukan setelah Iran, menurutnya, tidak dapat ditundukkan dalam konflik yang terjadi pada Juni tahun lalu.

Pezeshkian juga mengecam serangan terhadap fasilitas umum, termasuk masjid, di Teheran dan sejumlah kota lain. Ia menyalahkan Amerika Serikat dan Israel atas rentetan kekerasan yang terjadi selama aksi protes berlangsung.

Dalam pernyataannya, Pezeshkian menuding AS dan Israel telah “melatih kelompok-kelompok tertentu” di dalam dan luar negeri serta membawa “teroris dari luar” untuk membakar masjid, pasar, dan tempat umum lainnya.

China Perkuat Ketahanan Energi Hadapi Krisis Minyak Global

“Musuh telah menyusupkan para teroris terlatih ke negara ini,” ujarnya dalam wawancara pada Minggu (11/1), seperti dikutip Press TV. Ia menegaskan para pelaku kekerasan bukan bagian dari demonstran yang menyuarakan aspirasi ekonomi.

Pezeshkian mengatakan pemerintah Iran membedakan antara demonstran yang menyampaikan keluhan dengan pelaku kekerasan. “Kami mendengarkan para demonstran dan telah melakukan upaya maksimal untuk menyelesaikan masalah mereka,” katanya.

Unjuk rasa di Iran awalnya dipicu oleh memburuknya kondisi ekonomi. Sejak pekan lalu, aksi tersebut dilaporkan berubah menjadi lebih keras, dengan insiden pembakaran dan serangan bersenjata di sejumlah lokasi.

Ketegangan ini menambah kompleksitas situasi geopolitik di Timur Tengah, di tengah hubungan yang sudah tegang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Hingga Senin malam, belum ada konfirmasi resmi mengenai langkah lanjutan Washington terkait ancaman intervensi militer tersebut.

Trump Belum Nyatakan Operasi Militer Iran Berakhir

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement