Israel Serang Dokter Kemanusiaan, Direktur RS Indonesia Gugur Bersama Keluarga di Gaza

Israel Serang Dokter Kemanusiaan, Direktur RS Indonesia Gugur Bersama Keluarga di Gaza - Serang - Gambar 829
Serangan Brutal Israel Tewaskan Dokter Palestina dan Keluarganya, Rumah Sakit Indonesia Lumpuh Total.

Manyala.co – Duka mendalam kembali menyelimuti warga Gaza setelah serangan udara militer Israel menewaskan dr Marwan Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia, bersama istri, anak perempuan, dan menantunya. Insiden tragis ini terjadi ketika sebuah rudal dari jet tempur F-16 menghantam langsung kamar pribadi sang dokter di kediamannya, meninggalkan hanya puing-puing dan duka yang menganga.

Tubuh dr Sultan dan keluarganya tiba di Rumah Sakit Shifa dalam kondisi tidak utuh. Kepala perawat Rumah Sakit Indonesia, Issam Nabhan, mengonfirmasi kepastian kabar duka tersebut kepada media, Rabu (3/7/2025). Serangan udara yang menyasar kediaman pribadi tenaga medis tanpa peringatan itu kembali menambah daftar panjang korban sipil dalam konflik berkepanjangan di Gaza.

Putri dr Sultan, Lubna Al-Sultan, yang selamat dari ledakan tersebut, mengungkapkan bahwa serangan itu sangat spesifik dan langsung mengenai kamar ayahnya. “Semua kamar di rumah masih utuh, kecuali kamar ayah saya. Rudalnya langsung mengarah ke sana. Ayah saya menjadi martir di tempat itu,” ucap Lubna kepada BBC. Ia menegaskan, sang ayah tidak memiliki afiliasi politik atau militer. “Ia hanya seorang dokter yang peduli pada pasiennya,” lanjutnya dengan suara bergetar.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengecam pembunuhan ini sebagai tindakan biadab terhadap sosok kemanusiaan. Dalam pernyataan resminya, kementerian menyebut dr Marwan Sultan sebagai simbol dedikasi dan ketulusan di tengah situasi yang sangat sulit. “Ia adalah figur kemanusiaan, teladan profesionalisme medis yang mengabdi selama agresi brutal yang menimpa rakyat Palestina,” ujar juru bicara kementerian.

Sebelum serangan ini, Rumah Sakit Indonesia di utara Gaza sudah mengalami kerusakan berat akibat gempuran udara dan darat selama berbulan-bulan. Menurut laporan terbaru dari PBB, rumah sakit tersebut sudah tak dapat beroperasi lagi karena kerusakan struktural yang sangat parah. PBB juga menyatakan bahwa saat ini tidak ada lagi fasilitas kesehatan yang berfungsi di wilayah utara Gaza, mengindikasikan kondisi darurat medis yang semakin memburuk.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa mereka memang melakukan serangan di wilayah tempat tinggal dr Marwan Sultan. Namun, mereka berdalih bahwa target utama serangan adalah “tokoh kunci teroris Hamas”. Dalam pernyataannya, IDF mengatakan tengah melakukan penyelidikan terkait kemungkinan adanya korban sipil dalam serangan tersebut. Mereka mengeklaim telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi kerugian non-kombatan, sembari kembali menuduh Hamas menggunakan warga sipil sebagai tameng hidup dan menyembunyikan aktivitas militer di kawasan pemukiman dan fasilitas umum.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza menuding Israel telah melakukan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional dengan secara sistematis menargetkan tenaga medis, rumah sakit, dan lembaga kemanusiaan. Mereka menyatakan bahwa pembunuhan terhadap dokter seperti dr Sultan mencerminkan “kriminalisasi terhadap kemanusiaan itu sendiri.”

Dr Marwan Sultan dikenal luas sebagai salah satu dokter senior yang paling berdedikasi dalam menangani korban luka selama agresi militer di Jalur Gaza. Selama bertahun-tahun, ia menjadi ujung tombak pelayanan medis di Rumah Sakit Indonesia—satu dari sedikit fasilitas kesehatan yang masih mampu menerima pasien di tengah blokade dan serangan yang terus berlangsung.

Dalam berbagai kesaksiannya, dr Sultan kerap menyuarakan keprihatinan terhadap minimnya perlindungan terhadap fasilitas medis. Ia juga pernah menyatakan, “Menjadi dokter di Gaza bukan sekadar profesi, ini adalah komitmen pada kemanusiaan di tengah reruntuhan.” Sayangnya, dedikasi tanpa pamrih itu kini berakhir di tangan perang yang tak mengenal batas moral.

Kehilangan ini bukan hanya duka bagi warga Palestina, tetapi juga pukulan telak bagi dunia medis dan kemanusiaan global. Banyak pihak menyerukan agar komunitas internasional mengambil tindakan konkret untuk melindungi fasilitas medis dan tenaga kesehatan yang bekerja di zona konflik.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Kisah dr Marwan Sultan adalah pengingat bahwa perang tidak hanya merenggut nyawa para kombatan, tetapi juga menghancurkan kehidupan mereka yang berjuang untuk menyelamatkan orang lain. Kini, yang tersisa dari rumahnya adalah puing-puing dan tangisan putrinya, serta catatan panjang dedikasi yang tak pernah luntur hingga detik terakhir.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement