Menjelang Irak vs Indonesia: Catatan Buruk Pertahanan Garuda di Bawah Kluivert

Indonesia
Ilustrasi. Irak vs Indonesia: Catatan Buruk Pertahanan Garuda di Bawah Kluivert. Manyala.co.

Manyala.co – Tim nasional Indonesia akan menghadapi Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak keempat di King Abdullah Sports City Stadium, Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB. Pertandingan ini menjadi laga krusial bagi Indonesia untuk menjaga peluang lolos ke putaran selanjutnya.

Di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert, performa Indonesia masih belum stabil. Dari lima pertandingan terakhir di babak kualifikasi, tim Garuda mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan. Dua kemenangan diraih atas Bahrain dan China, sementara kekalahan terjadi ketika menghadapi Australia, Jepang, dan Arab Saudi.

Lini belakang Indonesia menjadi perhatian utama. Berdasarkan data resmi yang dikutip dari AFC dan 11v11, Indonesia sudah kebobolan 14 gol sepanjang babak keempat ini, sementara baru mencetak lima gol. Catatan tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu tim dengan pertahanan terlemah di zona Asia pada fase ini.

Secara historis, Indonesia juga belum pernah meraih kemenangan atas Irak dalam sembilan pertemuan terakhir. Rinciannya, delapan kali kalah dan satu kali bermain imbang. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Juni 2025, di mana Indonesia kalah 1–3. Dalam tiga laga terakhir melawan Irak, gawang Indonesia telah kebobolan 10 kali dan hanya mampu membalas dengan dua gol.

Irak datang ke pertandingan ini dengan tren positif. Tim asuhan Jesús Casas mencatat tiga kemenangan beruntun, masing-masing atas Yordania, Hong Kong, dan Thailand. Lini serang Irak menunjukkan peningkatan signifikan, mencetak total 8 gol dalam tiga laga tersebut tanpa sekali pun kebobolan.

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Sementara itu, Indonesia menghadapi tekanan besar di sektor pertahanan. Sejak memulai perjalanan di babak pertama kualifikasi zona Asia, tim Garuda telah kebobolan 31 gol, terbanyak di antara seluruh peserta. Kekompakan dan koordinasi antara pemain belakang masih menjadi titik lemah yang belum teratasi di era Kluivert.

Meski begitu, Indonesia memiliki catatan menarik dalam urusan penalti. Tim Merah-Putih tercatat sebagai tim dengan jumlah penalti terbanyak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sejauh ini, Indonesia telah mendapatkan empat penalti, dua di antaranya saat menghadapi Arab Saudi. Kevin Diks berhasil mengeksekusi kedua penalti itu menjadi gol.

Kondisi tim nasional menjelang laga juga menjadi sorotan. Beberapa pemain pilar dilaporkan belum sepenuhnya bugar setelah perjalanan panjang dari klub masing-masing di Eropa dan Timur Tengah. Namun, Kluivert diyakini akan tetap menurunkan skuad terbaiknya demi menjaga asa menuju putaran berikutnya.

Pertandingan melawan Irak diperkirakan berlangsung ketat. Selain faktor teknis, mental dan disiplin taktik akan menjadi kunci bagi Indonesia untuk bisa mencuri poin. Irak, dengan keunggulan pengalaman dan kedalaman skuad, tetap difavoritkan dalam laga ini.

Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sendiri diikuti oleh 36 tim yang terbagi dalam sembilan grup. Hanya dua tim teratas di tiap grup yang akan melaju ke babak selanjutnya. Dengan sisa tiga pertandingan, Indonesia harus meraih kemenangan jika ingin menjaga peluang tampil di putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement