Ustaz Yahya Waloni Wafat Saat Berdakwah di Mimbar Masjid Makassar, Ini Kronologi Lengkap dan Kesaksian Keluarga

Ustaz Yahya Waloni Wafat Saat Berdakwah di Mimbar Masjid Makassar, Ini Kronologi Lengkap dan Kesaksian Keluarga - Yahya - Gambar 1156
Ustaz Muhammad Yahya Waloni meninggal dunia saat menyampaikan khotbah salat Jumat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Manyala.co – Suasana salat Jumat di Masjid Darul Falah, Kompleks Perumahan Minasa Upa, Rappocini, Makassar, berubah haru pada Jumat siang (6/6/2025), ketika Ustaz Muhammad Yahya Waloni mendadak jatuh tak sadarkan diri di atas mimbar saat menyampaikan khotbah. Tak lama kemudian, ia dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya telah diterbangkan ke Jakarta pada malam harinya untuk dimakamkan.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Ketua Masjid Darul Falah, Syahruddin Usman. Menurutnya, ustaz Yahya awalnya terlihat sehat dan penuh semangat saat mengisi khutbah Jumat. “Kalau kita mendengar suaranya sehat, kan. Lantang. Nanti di khotbah keduanya mulai agak reda,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/6).

Ustaz Yahya memang dikenal sebagai pendakwah yang aktif. Sejak 1 Juni 2025, ia sudah berada di Makassar dalam rangka safari dakwah dan penggalangan donasi pembangunan masjid. Istrinya, Fipil Filawati, mengatakan bahwa selama beberapa hari terakhir, almarhum tampak sehat dan penuh semangat menjalankan kegiatan. “Sehat. Semangat. Nggak ada keluhan apa-apa. (Cuma) pagi aja dia bilang, ‘Kira-kira aku kuat nggak khotbah?’. Gitu aja,” kenangnya.

Pada hari wafatnya, Ustaz Yahya sempat menjadi khatib salat Idul Adha di kawasan Jalan Rajawali. Seusai salat Id, ia kembali mengisi khotbah Jumat di Masjid Darul Falah—yang ternyata menjadi dakwah terakhirnya. Menurut penuturan Syahruddin, setelah menyampaikan khotbah pertama dengan suara lantang, ustaz Yahya sempat duduk sejenak sebelum melanjutkan khotbah kedua. Namun, tak lama setelah berdiri dan melanjutkan ceramahnya, ia tiba-tiba ambruk di atas mimbar. “Begitu sudah duduk, khotbah kedua, menyampaikan beberapa menit, langsung jatuh,” jelas Syahruddin.

Salah seorang jemaah bernama Rasyid menuturkan bahwa Ustaz Yahya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bahagia setelah terjatuh, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, pelaksanaan salat Jumat tetap dilanjutkan oleh imam cadangan. Tak lama setelah kejadian, pihak keluarga tiba di masjid untuk mengurus proses pemulangan jenazah.

Wali Kota Munafri Bicara Branding Makassar: Dari Taman Bunga hingga “The Great of Makassar”

Dari keterangan sang istri, diketahui bahwa almarhum sempat mengeluh pusing dalam beberapa waktu terakhir, meski tetap terlihat aktif berdakwah. Ia juga memiliki riwayat penyakit jantung yang sempat membengkak. “Sebelumnya ada riwayat jantung bengkak, kan. Tapi, lagi nggak kondisi kayak gitu. Cuman pusing aja,” kata Fipil.

Ustaz Muhammad Yahya Waloni dikenal luas sebagai pendakwah yang dulunya berasal dari kalangan non-Muslim. Ia lahir di Manado pada 30 November 1970, dengan nama asli Yahya Yopie Walono. Setelah menjadi mualaf pada 2006, namanya berganti menjadi Muhammad Yahya Waloni, dan sejak saat itu aktif berdakwah di berbagai daerah di Indonesia.

Kepergian Ustaz Yahya menjadi duka mendalam bagi keluarga, jemaah, dan masyarakat yang selama ini mengikuti dakwahnya. Meski takdir berkata lain di tengah khotbahnya, banyak yang menganggap bahwa beliau wafat dalam kondisi mulia, di atas mimbar, menyampaikan pesan-pesan keimanan kepada umat.

Jenazahnya telah diberangkatkan dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada malam hari, Jumat (6/6), dan dimakamkan di Jakarta sesuai keinginan keluarga.

Era Kepemimpinan Wali Kota Munafri: Investasi Makassar Melesat, Triwulan I Capai Rp2,7 Triliun atau 77 Persen

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement