Orban Klaim Pemimpin Eropa Siapkan Skenario Perang Besar

Eropa
32 anggota aliansi militer terkuat di dunia akan menghabiskan $1,47 triliun tahun ini.

Manyala.co – Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menyatakan para pemimpin Uni Eropa tengah mempersiapkan skenario konfrontasi militer besar di tengah meningkatnya ketegangan global, termasuk konflik Ukraina dan dinamika hubungan dengan Rusia dan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Orban dalam unjuk rasa anti-perang pada Sabtu (17/1/2026), sebagaimana dilaporkan media Tribun-Video.com, ketika ia menuding Uni Eropa mulai meninggalkan jalur diplomasi dan beralih ke persiapan konflik terbuka.

Menurut Orban, para pemimpin dari 27 negara Eropa telah menggelar pertemuan di Brussel yang membahas langkah-langkah strategis terkait keamanan dan pertahanan. Ia mengklaim diskusi tersebut tidak lagi terbatas pada kebijakan politik, melainkan mencakup perencanaan militer berisiko tinggi.

“Saya duduk di sana bersama mereka,” kata Orban kepada massa aksi, seraya menyatakan keyakinannya bahwa para pemimpin Eropa sedang bersiap menghadapi kemungkinan perang. Pernyataan tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari institusi Uni Eropa hingga Kamis siang.

Orban menilai negara-negara besar Eropa, khususnya Prancis dan Jerman, tidak lagi memprioritaskan upaya diplomasi. Ia menyebut para pemimpin tersebut berambisi mengalahkan Rusia secara menyeluruh dalam konteks konflik Ukraina yang telah berlangsung sejak 2022.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Pernyataan Orban muncul di tengah berlanjutnya perang di Ukraina timur, yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Konflik tersebut telah melibatkan dukungan militer dan ekonomi dari negara-negara Barat kepada Kyiv, serta sanksi luas terhadap Moskwa.

Di sisi lain, hubungan transatlantik juga mengalami tekanan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mengguncang kohesi aliansi NATO melalui kebijakan luar negeri yang agresif, termasuk pernyataannya terkait Greenland, yang memicu kekhawatiran di kalangan sekutu Eropa.

Dalam konteks tersebut, Orban menilai elite Eropa telah membuat “pilihan besar” menuju konfrontasi langsung berskala luas. Ia menyebut diskusi di Brussel juga mencakup upaya menekan Rusia agar menanggung biaya politik dan ekonomi yang tinggi akibat perang di Ukraina.

Namun, tidak ada rincian resmi yang dipublikasikan mengenai pembentukan “dewan perang” sebagaimana diklaim Orban. Uni Eropa juga belum mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi adanya perubahan kebijakan dari pendekatan diplomasi ke persiapan perang terbuka.

Uni Eropa selama ini menyatakan kebijakannya berfokus pada dukungan terhadap Ukraina dalam kerangka hukum internasional serta penguatan kemampuan pertahanan bersama melalui kerja sama NATO dan mekanisme keamanan regional.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

Hongaria, di bawah kepemimpinan Orban, dikenal memiliki posisi yang berbeda dibandingkan mayoritas negara Uni Eropa, terutama terkait Rusia dan sanksi terhadap Moskwa. Budapest kerap menyerukan gencatan senjata dan solusi diplomatik, serta menentang eskalasi militer lebih lanjut.

Hingga Kamis malam, belum ada konfirmasi independen mengenai klaim Orban bahwa para pemimpin Eropa secara aktif menyiapkan perang skala global. Para analis mencatat pernyataan tersebut mencerminkan meningkatnya perbedaan pandangan internal di Uni Eropa mengenai arah kebijakan keamanan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement