Revisi Besar Buku Sejarah Nasional: Fadli Zon Soroti Narasi Penjajahan dan Temuan Baru Peradaban

Revisi Besar Buku Sejarah Nasional: Fadli Zon Soroti Narasi Penjajahan dan Temuan Baru Peradaban - Fadli Zon - Gambar 1536
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dalam Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) ke-13 di Jambi. DOK.YouTube Borobudur Writers and Cultural Festival

Manyala.co – Pemerintah tengah melakukan penyusunan ulang besar-besaran terhadap buku sejarah Indonesia, sebuah proyek ambisius yang melibatkan lebih dari 100 sejarawan dari berbagai institusi. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa revisi ini bukan hanya menyegarkan isi buku sejarah, tetapi juga memperbaiki narasi yang selama ini dianggap tidak akurat, termasuk soal klaim bahwa Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun.

Menurut Fadli, narasi “350 tahun dijajah” merupakan penyederhanaan sejarah yang kurang mencerminkan realitas di lapangan. Ia menegaskan bahwa selama masa kolonial, banyak wilayah di Nusantara yang tidak sepenuhnya berada di bawah kendali Belanda dan justru menunjukkan perlawanan gigih dalam jangka waktu panjang.

“Kalau kita lihat, di banyak daerah seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Jawa, perlawanan terhadap penjajah terus terjadi. Bahkan, Perang Diponegoro sendiri berlangsung cukup lama. Jadi, daripada terus mengulang bahwa kita dijajah selama 350 tahun, seharusnya kita mulai menyoroti semangat perlawanan rakyat Indonesia,” ujar Fadli dalam sebuah acara di Jakarta Selatan pada 6 Mei 2025.

Revisi buku sejarah ini dilakukan dengan pendekatan akademis yang ketat. Dipimpin oleh Prof. Dr. Susanto Zuhdy dari Universitas Indonesia, tim penulis berupaya memperkuat materi yang sudah ada, meluruskan kekeliruan, dan menambahkan temuan-temuan terbaru dari hasil penelitian mutakhir. Buku ini akan diterbitkan dalam beberapa jilid yang mencakup era prasejarah hingga masa kontemporer, dan ditargetkan rampung pada Agustus 2025 bertepatan dengan HUT ke-80 RI.

Peradaban Tertua di Nusantara dan Kedatangan Islam

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Salah satu fokus utama revisi adalah periode prasejarah. Fadli menyebut bahwa sejumlah penemuan baru telah mengubah pandangan lama tentang usia peradaban di wilayah Indonesia. Contohnya, penelitian terbaru di Gua Leang-Leang, Maros, Sulawesi Selatan, mengungkap bahwa lukisan gua di sana berusia 40.000 hingga 52.000 tahun jauh lebih tua dari perkiraan sebelumnya yang hanya 5.000 tahun.

“Temuan seperti ini penting untuk ditambahkan agar kita punya gambaran yang lebih utuh mengenai sejarah panjang manusia di Nusantara,” ujar Fadli.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada fase awal masuknya Islam ke wilayah Indonesia. Dalam pameran bertajuk “Misykat: Cahaya Peradaban Islam” di Museum Nasional pada April 2025, Fadli menyoroti penemuan koin Arab dari abad ke-7 Masehi di situs Bongal, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Temuan ini memperkuat hipotesis bahwa Islam masuk ke Indonesia jauh lebih awal dari yang selama ini diajarkan, yaitu melalui jalur perdagangan dan bukan lewat penaklukan.

“Peninggalan seperti koin, batu nisan berinskripsi Arab, dan artefak lain menunjukkan bahwa kawasan ini sudah menjadi simpul penting dalam jaringan perdagangan global sejak ratusan tahun lalu. Islam datang lewat interaksi budaya, bukan kekerasan,” jelas Fadli.

Mendalami Akar Sejarah untuk Masa Depan

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

Fadli menekankan pentingnya memahami sejarah secara menyeluruh, mulai dari masa prasejarah hingga era modern. Ia menilai bahwa pemahaman sejarah yang lemah berpotensi menjauhkan generasi muda dari akar identitasnya.

“Sejarah bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipelajari. Jika kita ingin memahami situasi saat ini, kita harus memahami masa lalu,” ujarnya.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk proyek besar ini, meski Fadli mengaku tidak hafal rinciannya. Ia menegaskan bahwa revisi ini akan menjadi fondasi baru bagi pembelajaran sejarah nasional yang lebih kaya, akurat, dan membanggakan.

Dengan pendekatan ilmiah, keterlibatan para pakar, dan semangat pelurusan narasi, proyek ini diharapkan bisa menghadirkan wajah baru sejarah Indonesia bukan sekadar deretan tanggal dan penjajahan, tetapi juga kisah perlawanan, kebudayaan, dan harmoni lintas zaman.

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement