Muktamar PPP Memanas: Adu Teriakan hingga Pemilihan Aklamasi

Muktamar
Pembukaan Muktamar X PPP memanas saat Pelaksana (Plt) Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono naik ke atas panggung untuk menyampaikan sambutan di Ballroom Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (26/9/2025).(dok. KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)

Manyala.co – Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diwarnai dinamika yang penuh ketegangan sebelum akhirnya menetapkan Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum periode 2025–2030. Proses pemilihan yang semula dijadwalkan pada 29 September dipercepat sehari lebih awal karena kondisi darurat.

Awal kisruh terjadi sejak pembukaan acara di Kawasan Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). Ketika Mardiono yang kala itu masih menjabat Plt Ketua Umum PPP naik ke mimbar, suasana sidang memanas akibat teriakan berulang dari peserta. Sebagian kader meneriakkan “Perubahan, perubahan,” sementara pendukung Mardiono membalas dengan sorakan “Lanjutkan, lanjutkan, lanjutkan.” Tensi kian tinggi hingga pembawa acara terpaksa mengajak seluruh kader melantunkan sholawat untuk menenangkan situasi.

Pimpinan sidang, Amir Uskara, kemudian meminta kesepakatan peserta terkait mekanisme pemilihan. “Saya langsung meminta kesepakatan dari seluruh peserta muktamar, apakah setuju karena sudah hadir, apakah setuju untuk kita aklamasi dengan Pak Mardiono, ternyata mereka setuju dan saya ketuk palu,” ujarnya dalam konferensi pers. Dari situlah Mardiono akhirnya resmi disahkan sebagai ketua umum secara aklamasi.

Namun, tidak semua pihak menerima keputusan itu dengan lapang dada. Keributan pecah setelah pengumuman aklamasi, tepat ketika pimpinan sidang meninggalkan ruangan. Beberapa kader berteriak kembali dengan seruan “Perubahan,” yang kemudian memicu bentrokan antara kubu pendukung dan penentang Mardiono. Kursi besi sempat melayang di tengah kerumunan, bahkan petugas keamanan internal yang berusaha melerai juga terkena pukulan.

Dalam keterangannya, Mardiono menyebut percepatan pemilihan dilakukan untuk mencegah kekacauan semakin meluas. “Diatur dalam pasal 11 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), maka proses bisa dipercepat dan kemudian ini kita anggap sebagai penyelamatan dalam kondisi situasi yang sangat darurat,” tegasnya.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Ia menambahkan, sejak awal sudah ada indikasi pihak tertentu ingin memaksakan kehendak dengan membuat kegaduhan di arena muktamar. “Saya juga menyayangkan terjadinya sebuah keributan yang kemudian menimbulkan korban, di mana ada beberapa kader kami yang saat ini sedang ada di rumah sakit, yang mengalami cedera di bagian kepala, kemudian di bagian bibir, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Meski diwarnai insiden, Mardiono memastikan pemilihan yang berlangsung tetap sah dan konstitusional. Menurutnya, mayoritas suara kader berada di pihaknya. “Di belakang saya ini ada para ketua DPW, kita ada 28 DPW, berikut dengan para ketua cabang dan sekretaris cabang, dan termasuk para pemegang hak kedaulatan, yaitu para muktamirin,” tuturnya. Ia mengklaim dukungan itu mencakup hampir 80 persen suara nasional, yang disebut menyetujui langkah percepatan pemilihan demi mencegah keributan berkepanjangan.

Di tengah situasi yang semakin memanas, beberapa tokoh mencoba menenangkan suasana. Putra almarhum KH Maimoen Zubair, Gus Taj Yasin, mengajak kader membaca sholawat Asyghil agar tensi mereda. Sesaat keadaan lebih kondusif, meski setelah ia meninggalkan ruangan, kericuhan kembali berulang.

Peristiwa ini menjadi catatan penting dalam perjalanan Muktamar X PPP. Alih-alih berjalan sesuai jadwal, muktamar dipenuhi perdebatan keras, baku hantam antar kader, hingga adanya korban luka. Namun, pada akhirnya Mardiono keluar sebagai ketua umum baru partai berlambang Kabah itu, setelah ditetapkan secara aklamasi di tengah riuhnya perbedaan suara di internal PPP.

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement