Iran Tegaskan Serangan ke Khamenei Akan Dianggap Deklarasi Perang

Iran
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Dok. ANTARA/)Anadolu/PY

Manyala.co – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pada Minggu (18/1/2026) bahwa serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei akan dianggap sebagai perang skala penuh terhadap bangsa Iran. Pernyataan itu muncul di tengah ketegangan yang meningkat akibat gelombang protes yang telah berlangsung selama tiga minggu, dipicu oleh kemerosotan ekonomi dan nilai mata uang nasional.

Protes yang dimulai pada akhir Desember 2025, menurut para pejabat, awalnya berlangsung damai, namun berubah menjadi kerusuhan setelah penindakan tegas oleh pasukan keamanan. Pemerintah menuding campur tangan asing, termasuk Amerika Serikat dan Israel, sebagai pemicu eskalasi. Sebelumnya, mantan Presiden AS Donald Trump menyerang Khamenei dalam wawancara dan menyatakan saatnya Iran mencari kepemimpinan baru.

Akses internet di Iran sempat pulih sementara sebelum kembali terputus, menurut lembaga pemantau. Pemadaman komunikasi selama setidaknya 10 hari tersebut diyakini bertujuan menutupi penindakan terhadap demonstran. Sejumlah pejabat Iran menyatakan ketenangan telah kembali ke jalan-jalan, dengan sekolah dibuka kembali dan patroli keamanan tetap dijaga.

Laporan medis dan aktivis HAM menyebutkan sedikitnya 16.500 orang tewas dan sekitar 330.000 lainnya terluka selama penindakan protes. Lembaga Human Rights Activists News Agency, berbasis di AS, memverifikasi 3.919 kematian akibat kekerasan, angka yang dapat lebih tinggi karena banyak kasus tidak tercatat akibat pembatasan informasi. Sebagian besar korban diduga berusia di bawah 30 tahun, dengan luka tembak dan cedera akibat pecahan peluru.

Profesor Amir Parasta, ahli bedah Iran-Jerman, menyatakan bahwa fase paling brutal terjadi dalam dua hari, dengan penggunaan senjata militer, penembak jitu, senapan mesin, dan peluru tajam terhadap demonstran. Sekitar 700–1.000 orang kehilangan satu mata akibat tembakan langsung, sementara 7.000 cedera mata terdokumentasi di rumah sakit Teheran. Banyak pasien menghindari rumah sakit karena takut ditangkap.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Di luar Iran, demonstrasi solidaritas berlangsung di Berlin, London, dan Paris. Data Federal Reserve New York menunjukkan optimisme pekerja global terhadap peluang pekerjaan menurun, memperlihatkan dampak ekonomi yang luas dari ketidakstabilan geopolitik.

Pemimpin Tertinggi Khamenei sendiri mengakui beberapa ribu korban tewas, menyalahkan para demonstran dan musuh asing. Ia menyebut para demonstran sebagai “tentara Amerika” yang dipersenjatai senjata impor. Namun, laporan medis dan aktivis menunjukkan skala kekerasan yang jauh lebih besar daripada klaim resmi pemerintah.

Pemadaman internet dan pembatasan peliputan independen membuat verifikasi independen sulit. Hingga kini, jumlah korban sebenarnya masih belum dapat dipastikan, menandai salah satu penindakan paling berdarah dalam sejarah Republik Islam sejak 1979.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement