Mahfud MD: Penegakan Hukum Sering Mandek Jika Menyentuh Oligarki dan Pejabat

Mahfud MD: Penegakan Hukum Sering Mandek Jika Menyentuh Oligarki dan Pejabat -  - Gambar 2021
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia.

Manyala.co – Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, menyoroti masalah serius dalam sistem hukum Indonesia: banyak kasus hukum mendadak mandek ketika menyentuh kalangan elit.

Menurut Mahfud, proses penegakan hukum yang awalnya mendapat dukungan publik, sering kehilangan taji saat berhadapan dengan dua entitas besar—oligarki dan pejabat koalisi pemerintahan.

“Setelah menyangkut dua entitas, penegakan hukum yang tadinya menggelegar itu belok arah, jadi tidak jadi. Entitasnya apa? Menyangkut oligarki dan petinggi koalisi,” kata Mahfud dalam podcast Terus Terang di kanal YouTube Mahfud MD Official, dikutip Rabu (16/4/2025).

Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Mahfud menjelaskan bahwa banyak kasus hanya berhenti di aktor kecil yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka. Proses hukum tidak menyentuh aktor yang lebih besar di balik layar.

“Kalau sudah telanjur ditersangkakan, ya diteruskan. Tapi jangan naik ke atas. Kalau naik, bisa kena si ini, bisa kena si itu,” ujarnya.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Ia menyebut bahwa meskipun Presiden Prabowo Subianto terlihat berupaya menyelesaikan beberapa kasus, kenyataannya hukum masih tumpul ke atas.

Contoh Kasus Tom Lembong

Salah satu kasus yang disorot Mahfud adalah dugaan korupsi impor gula yang menyeret mantan Mendag Thomas Lembong. Surat perintah penyidikan sebenarnya mencakup periode 2015 hingga 2023.

Namun, yang diproses hanya tahun 2015–2016, masa saat Tom menjabat. Menteri-menteri setelahnya—seperti Enggartiasto Lukita, Agus Suparmanto, Muhammad Lutfi, dan Zulkifli Hasan—tidak tersentuh proses hukum, padahal kebijakan impor masih berlanjut di masa mereka.

“Periode Tom hanya 9 bulan. Yang setelahnya sampai 2023 lebih panjang, mungkin lebih besar (kasusnya). Tapi mereka tidak ikut tersentuh,” ucap Mahfud.

Kasus Pertamina Juga Jadi Sorotan

Hal serupa juga terjadi pada kasus dugaan korupsi pengoplosan minyak di Pertamina. Menurut Kejaksaan Agung, praktik itu terjadi sejak 2018 hingga 2023. Tapi yang diproses hanya pelaku di tahun 2023.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

“Yang ditangkap hanya 9 orang di tahun 2023. Yang sebelumnya bagaimana? Kenapa hanya di ujung akhirnya?” tanya Mahfud.

Hukum Tak Boleh Takut

Mahfud menyimpulkan bahwa banyak kasus hukum berhenti karena jika ditelusuri lebih dalam, bisa menyentuh kalangan berpengaruh—baik oligarki maupun pejabat tinggi.

“Kalau maju ke depan, bisa kena oligarki. Kalau mundur ke belakang, bisa kena pejabat ini dan itu,” tegasnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement