Prabowo Geram Soal Beras Oplosan: Rp100 Triliun Melayang, Bangsa Ini Dirugikan

Prabowo Geram Soal Beras Oplosan: Rp100 Triliun Melayang, Bangsa Ini Dirugikan - Prabowo - Gambar 510
Prabowo Geram Soal Beras Oplosan.

Manyala.co – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan ekspresi kemarahan yang jarang terlihat di muka umum ketika menyampaikan pidatonya pada peringatan hari lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rabu (23/7). Emosi Prabowo memuncak usai mendengar laporan tentang praktik pengoplosan beras yang ditengarai menyebabkan kerugian negara hingga mencapai Rp100 triliun setiap tahunnya.

Dalam pidato penuh semangat yang disampaikan di depan para kader dan tamu undangan, Prabowo tidak bisa menyembunyikan rasa geramnya. Ia menyatakan bahwa angka kerugian tersebut bukan sekadar statistik, melainkan bencana nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

“Bayangkan, saudara-saudara, seratus triliun rupiah hilang setiap tahun hanya karena ulah segelintir oknum yang bermain curang di sektor pangan kita. Seratus triliun! Bagaimana tidak mendidih darah kita mendengarnya,” ucap Presiden dengan suara meninggi dan nada emosional, menyulut tepuk tangan para hadirin yang mendukung pernyataannya.

Menurut Prabowo, uang sebesar itu seharusnya dapat dialokasikan untuk membangun berbagai fasilitas publik penting. Ia menyebut potensi pembangunan sekolah dan rumah sakit sebagai salah satu contoh nyata dari dampak negatif penyimpangan tersebut terhadap rakyat kecil. “Dengan dana sebesar itu, kita bisa bangun ratusan bahkan ribuan sekolah, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan yang sangat dibutuhkan rakyat di pelosok,” ujarnya.

Presiden juga menekankan bahwa kasus ini bukan hanya masalah ekonomi, tapi juga menyangkut keadilan sosial dan moral bangsa. Ia menyindir keras para pelaku di balik praktik pengoplosan beras yang menurutnya tidak memiliki rasa kemanusiaan. “Ini soal moralitas. Ini soal pengkhianatan terhadap rakyat. Menjual beras oplosan demi keuntungan pribadi berarti menari di atas penderitaan orang miskin,” tambah Prabowo dengan nada lantang.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Peristiwa tersebut terjadi dalam rangkaian agenda politik nasional yang sedang padat, termasuk pertemuan partai-partai dan konsolidasi pemerintahan. Prabowo menghadiri acara Kongres PSI di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, sehari sebelum menyampaikan pidato di forum PKB.

Pernyataan tegas Presiden itu juga sekaligus menjadi peringatan keras bagi aparat penegak hukum, kementerian terkait, dan para pelaku industri pangan. Ia meminta agar pengawasan distribusi dan kualitas pangan diperketat secara menyeluruh. Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentoleransi praktik manipulatif dalam urusan pangan nasional.

“Saya tidak akan biarkan ini terjadi terus. Siapapun yang bermain curang akan kita kejar, kita tindak,” tegas Presiden, mengisyaratkan akan ada langkah konkret dalam waktu dekat.

Kasus beras oplosan ini sendiri diketahui telah mencuat sejak beberapa bulan terakhir dan terus menjadi sorotan publik. Sejumlah laporan menyebutkan adanya peredaran beras campuran yang diklaim sebagai beras premium padahal telah dicampur dengan kualitas rendah, bahkan dalam beberapa kasus terdapat pemutih dan pengawet berbahaya.

Kerugian negara yang mencapai Rp100 triliun dalam satu tahun bukan hanya mencerminkan lemahnya pengawasan, tapi juga menunjukkan potensi besar kebocoran dalam sistem distribusi pangan nasional. Tak hanya pemerintah, masyarakat sipil pun mulai menyerukan perlunya audit dan reformasi total dalam tata kelola sektor beras.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Kini, dengan perhatian langsung dari Presiden, publik menantikan langkah-langkah berikutnya. Apakah akan ada pengusutan tuntas terhadap mafia pangan? Mampukah pemerintah memberantas pengoplosan beras secara sistematis? Dan akankah dana yang selama ini menguap bisa dialihkan menjadi program nyata untuk rakyat?

Yang pasti, pidato Presiden Prabowo pada hari itu menjadi sinyal kuat bahwa dirinya menaruh perhatian besar pada isu ketahanan pangan, bukan hanya dari sisi ketersediaan, tapi juga dari kejujuran dalam distribusi dan transaksi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement